Sabtu, 11 Agustus 2018

Colosseum - Italy hari keempat (2)

Colosseum
Puas dari Vatican, kami melanjutkan perjalanan menuju Colosseum, bangunan sejarah dahulu kala para gladiator beraksi. Perjalanan menuju lokasi kami gunakan bus hop on hop off dari Vatican. Masih menggunakan tiket pass yang kami beli di stasiun kereta tadi. Membawa kami menuju Colosseum. 
Ketika mendekat lokasi ini, dari kejauhan mulai keliatan banguanan bersejarh ini, waduhhh hati semakin penasaran melihat dari dekat. Dan terus bus membawa kami mendekat bangunan ini.. wow.... bus kami tepat berhenti di depan pintu gerbang bangunan ini. Mantaapp....






Shallom Vatican... hari keempat (1)

Tiket ke museum Vatican

Hari keempat di Italy, kami menuju Vatican yaitu satu negara kecil yang berada di dalam Roma di Italy... loh kok? negara di dalam negara dong... memang iya.. baru tau ya... inilah negara independen terkecil didunia. Hanya dibatasi dikelilingi dengan tembok besar, dipimpin oleh Uskup Roma yaitu Paus.

Beli tiket pass dulu 7 euro

Beruntung bisa mengunjungi kota Vatican ini jadi tambah lagi wawasan saya. Dan kami pun berniat juga untuk masuk kedalam museum nya, ingin mengetahui lebih dalam lagi negara Vatican ini.

Bangunan unik dekat penginapan

Bye Venezia... Horas Roma - Italy hari ketiga




Masih di Italy, hanya berpindah kota dari Venezia ke Roma. Cukup jauh juga ternyata, dengan kereta sekitar 3 jam an kami berpindah. Melewati beberapa stasiun, hanya saja kereta yang kami gunakan adalah kereta cepat yang bisa ditempuh sekitar 3 jam saja, ada kereta lain yang lebih lama lagi mungkin berhenti di tiap stasiun dan lumayan alon alon kali ya.. hehe memang lebih mahal juga kereta kami.



Menyisir jalur rel satu demi satu stasiun berlalu, tiba juga di tempat tujuan yaitu Roma. Seperti biasa penginapan yang kami pilih tidak jauh dari stasiun kereta, tinggal ngesot saja sudah sampai, tapi seperti biasa kami gunakan taksi karena membawa anak kecil malas juga jalan kaki hahaha.....

Venezia - Italy hari kedua



Mengawali kegiatan kami di Venezia Maestre ini adalah langsung menuju Venice, lokasi tepi laut dimana terdapat satu kota yang seolah-olah berdiri diantara tepi lautan, padahal kon sejarahnya air laut yang pasang, hingga melebar dan masuk diantara bangunan-bangunan yang ada ditepinya. Bahasa lugasnya kota tenggelam deh.. tapi gak tenggelam semua, maka dari itu ada diantara air-air laut yang menjadi jalur transportasi juga dengan menggunakan perahu. Yuk kita cuss ke sana.






Kami menemukan satu kantor dekat dari penginapan kami, kira-kira 200 meter saja. Lalu kami masuk ke situ maksud hati bertanya-tanya seperti untuk mendapatkan tiket pass selama di Italy dst... alhasil kami akhirnya membeli tiket pass untuk peruhu hop on hop off seperti bus, kita mau kemana saja sesuai dengan peta yang ada, bebas turun naik seharian selama kapal perahu beroperasi. Kami menuju ke area lokasi menggunakan bus. Tiba dilokasi jalan yang kami temui pertama kali adalah jembatan mengubungkan area disebrang dan sudah nampak bangunan beraneka warna disepanjang jalur kapal perahu. Inilah kota yang dimaksud tadi, kota tenggelam.
Banyak kapal perahu melintas, cukup ramai... lalu kami menuju kapal peruhu hop on hop off berlabuh. Sejak dari awal keberangkatan kami, selalu mendapat prioritas karena membawa anak kecil. Memasuki kapal perahu ini juga kami juga diperbolehkan duluan masuk. Untung tidak begitu banyak orang, jadi kami bebas memilih kursi yang paling enak untuk menikmati perjalanan kami.

Jumat, 10 Agustus 2018

Bye Bern and Hello Venezia Italy - hari pertama



@Venezia - Italy

Checkout dari Swiss Youth Hostel, menuju stasiun kereta api kembali. Venezia Italy tujuan kami selanjutnya. Menunggu di starbucks dengan Nay sementara adik membeli tiket kereta menuju Italy.
Asyik sama Nay minum teh dan yuks Nay bidik bou dong....  jeprettt !!!





Gantian deh Nay, sini bou jepret kamu sama 2 temen mu itu... :) jeprettt...





Tidak lama adik datang dengan tiket yang sudah dibeli. Berhubung waktu keberangkatan masih ada sekitar 2 jam lagi, kami berpindah tempat dari starbucks ke resto. Sambil menikmati makan untuk mengisi kampung tengah kami, karena tadi sudah keburu check out pagi, jadi belum sarapan euy...
Dan saat itu juga, adik dan ester ngider mencari yang mau dibeli hehehe... saya pun menyempatkan beli aneka coklat disini. Karena Swiss terkenal dengan pusat coklat katanya, jadi saya beli 2 bungkus coklat dengan beraneka rasa plus 20 batang coklat khusus... duhh berat euy.... gak apa-apa, 20 coklat khusus ini mau saya bagi untuk GSM... hehehehe.. moga-moga aman sampai Jakarta....

Waktu pun tiba untuk segera menuju stasiun setelah adik selesai membeli barang yang dicarinya. Kami segera menaiki kereta api dan siap menuju Milan Italy sebelum nanti berganti kereta menuju Venezia Italy... yuks mari berangkatttt..... Bye bye Bern Switzerland, sampai nanti kita bertemu lagi.... 


Bern -Switzerland hari ketiga

Markas besar PBB di Jeneva

Hari ketiga di Switzerland kami isi dengan perjalanan ke Jeneva, penasaran juga ingin mengunjungi markas besar PBB yang terkenal ini. Perjalanan kami tempuh sekitar 3 jam dari Bern menggunakan kereta api. Cukup jauh juga ternyata, tapi kami tetap menikmatinya. Sambil menyisir jalan dari penginapan, mengintip kehidupan di pagi hari sekitar pusat kota Bern ini.
Tepat disebrang bangungan Swiss Federal Palace, ada area luas yang ternyata di pagi hari digunakan untuk semacam pasar kaget lah... kami pun melihat sekitar bahkan mencicipi strawbery dan es krim bahkan suasana di pagi hari nan sejuk ini.







Bern -Switzerland hari kedua (2)



Memasuki terowongan dalam gunung, berasa kereta api nya menanjak naik.. naik.. terus.. terus dan naik terus... aduh agak deg deg an juga wkwkwk.. karena kereta api itu cukup seterowongan saja, tidak ada yang bisa dilihat kiri kanan, karena sebatas besar terowongan saja. Kuping agak berasa pengeng... terus saya coba supaya tidak berdengung.... ketika banyak membaca informasi dari blog orang-orang informasinya cukup membuat agak deg deg an, karena banyak informasi yang mengatakan kalau mau menuju Jungfrau ini badan harus fit, cukup makan dan istirahat, karena ada hal yang terjadi jika berada diketinggian puncak gunung. Kalau badan fit sih ndak apa-apa. Kan ada yang tidak badan yang harus menyesuaikan diri ketika berada diketinggian. Dimana oksigen menipis, paru-paru kudu menyesuaikan diri sejenak. Untuk itu dilarang berjalan cepat-cepat yang mengakibatkan kita tersengal-sengal. Dan dari banyak baca blog, infonya jika mengalami gejala mual, pusing, berkuang-kunang, lalu berasa seperti sesak napas harus diwaspadai kena serangan ketinggian wkwkwkwkw.... jadi kalau itu dirasakan, harus segera duduk, lalu minum air putih sebanyaknya dan berisitirahat sejenak, jangan sampai keburu pingsan ya.... baru tunggu beberapa waktu biarkan bagian dari tubuh kita menyesuaikan diri dengan keadaan, jika sudah normal kembali, baru beraktifitas.

Nay asyik tidur ketika kereta mulai naik ke puncak
  

Rabu, 08 Agustus 2018

Bern -Switzerland hari kedua (1)





Pagi ini jadwal kami akan langsung ke Jungfrau, yaitu puncak pegunungan Alpen yang wow itu.. diliputi oleh salju abadi. Sambil menunggu yang adik bersiap-siap saya dan Nay berjalan-jalan dipagi hari sekitaran penginapan. Dan tidak mau ketinggalan moment berfoto, hebat juga Nay membidik foto untuk saya hahahaaa....

Ini dia halaman luas depan penginapan

dan ini dekat sungai deras yang dingin

Nay dengan temannya Teddy Bear & Baby

Senin, 06 Agustus 2018

Munchen - German hari kelima, Zurich - Switzerland I'm coming...


Jadwal keberangkatan bus

Hari kelima, dimana hari terakhir kami di Munchen. Karena semalam telah dilakukan penutupan kegiatan Allianz Sport 2018 maka seyogyanya semua peserta telah selesai menjalan tugasnya. Untuk itu hari kelima ini semua atlet allianz siap untuk check out dan kembali ke negaranya masing-masing. Namun ada juga yang lanjut dengan cuti pribadinya untuk melanjutkan waktu refreshingnya. Ada yang lanjut ke Inggris, Prancis, Austria dan lainnya. Nah kami melanjutkan ke Switzerland kemudian lanjut ke Italy yang berujung di Roma. Jadi kami balik ke Jakarta dari Roma tidak lagi dari Munchen.

Pagi ini kami masih disibukan dengan mencari coklat pesanan teman, tapi tidak ketemu... sedangkan waktu chekout kami adalah seperti umumnya hotel-hotel yaitu jam 12 siang. 

Kami pun berkemas dan segera check out. Kami menuju termila bus untuk menuju Zurich - Switzerland. Bus pilihan kami karena lebih santai, tidak pusing menjaga koper di kereta nanti dan sambil juga mau menikmati suasana perjalanan antar negara dengan bus, karena rencananya untuk ke Italy barulah kami menggunakan kereta. Jadi biar dapat merasakan bus dan kereta maka kita pilih 2 transportasi tersebut.

Minggu, 05 Agustus 2018

Munchen - German hari keempat

Nymphenburg Palace


Hari keempat di Munchen ini tepatnya hari Sabtu, hujan mengguyur kota Munchen sejak pagi hari. Udaranya yang sontak mendadak dingin ekstrim. Mau gak mau membuat kami harus mengenakan baju coat agar tidak kedinginan. Padahal untuk hari ini kami mau menikmati putaran kawasan pusat kota dengan bangunan unik nya (sudah ijin gak ke stadium) hahaah... karena pagi ini masih ada jadwal adik untuk tanding berikutnya. Selain itu Nay sudah kepingin naik kereta, naik bus hop on hop off yah banyak maunya deh si Nay ini hahaha.. namanya juga anka kecil.

Kami memutuskan untuk menaiki bus hop on hop off lebih dulu dengan tiket karcis pass yang sudah kami miliki untuk 5 hari. Tempat pemberhentian bus ini tepat dibelakang hotel kami, tinggal jalan kaki sekitar 3 menit saja. Kami pun menaikinya, dan mengikuti peta yang ada, kami putuskan mengunjungi Nymphenburg terlebih dulu. Karena hujan terus mengguyur, kami sudah persiapkan payung juga. Sepanjang perjalanan tidak lupa saya meliput situasi, suasana sekitar pusat kota tersebut di waktu hujan.