Rabu, 29 April 2026

Nostalgia @Brussels

 

Uietgees Area

Berikutnya melanjutkan ke Antwerpen, Belgia. Dengan jarang tempuh sekitaran 1.5 jam kami tiba di kota Antwerpen, menikmati makan siang bersama di Leon Resto, menu makanan yang super nikmat, kerang ijo, kentang, sup dan lainnya lah.. include beer untuk menghangatkan tubuh...

Ciieeerrrsss....




Chez Leon sejak 1893 Brussels... letaknya diarea alun-alun utama Grand Place menyediakan hidangan kerang (moules) khas Belgia yang disajikan dengan kentang goreng (fries). Maknyuss bener... Menu populer lainnya adalah lobster, ikan, daging, kroket kerang, gratin keju kerang, salad khas, serta hidangan penutup seperti Wafel Brussels dengan es krim, ini mantap bener bloger.... Harganya juga terjangkau sih menurut saya, karena porsinya yang besar, jadi kita makan bisa dibagi untuk bertiga hahahaha..makanya seorang so so lah dengan kalau kita makan di Jakarta sekitaran 60.000 - 100.000 per orang, tapi sudah dapat makan macam-macam kan.... mantap lah pokoknya, jangan lupa kesini bloger jika travelling ke Belgia khususnya ke alun alun Grand Place.

Sedapp..


Pemiliknya yang ramah 

Selasa, 28 April 2026

Eropa lagi kawan

 


Travelling lagi ke eropa, mengenang perjalanan di tahun 2019 dengan tim berbeda dan 1 kota yang berbeda, kalau 2019 saya ke Belanda, Belgia dan Jerman dengan kota Osnabruk, kali ini Jerman dengan kota Cologne. Masih dengan P Eka - Serbalanda yang menemani kami berlibur... Dengan menggunakan Turkish Airline, kami pergi Minggu dan tiba di Amsterdam pukul 10.30 waktu setempat. Proses imigrasi yang lumayan panjang mengular, kami memulai langsung pergi ke Zaanse Schans yaitu tempat wisata budaya ikonik dekat kota Amstedam Belanda yang menampilkan pedesaan Belanda abad ke 18 dan 19. Memiliki daya pikat Kincir Angin asli yang sampai saat ini masih beroperasi untuk menggiling biji-bijian dan memompa air.


Melengkapi kebahagian travelling, kegiatan di bandara kami isi dengan berbagai konten tiktok, karena penerbangan masih cukup lama yaitu pukul 21 malam waktu Jakarta, sedangkan  kami sudah tiba di bandara sekitar pukul 18 sore, yaaa lebih baik datang lebih awal untuk check in lebih santai dari pada terburu-buru.

Suasana bandara yang terlihat cukup ramai, masih tidak berasa terdampak perang Iran vs USA Israel... meski dipapan layar masih banyak terlihta penerbangan yang cancel dengan rata-rata ke wilayah timur tengah akibat perang. Kami beruntung tidak mengalami dampak dan bisa berangkat ke negri belanda ini.

Penginapan kami pilih di kawasan Uitgeest, apartemen perumahan yang hening, dingin dengan latar belakang danau yang indah, kawasan tanah luas dengan pemandangan hijau dan pepohonan yang terbentang, sangat nyaman untuk bermalam disini... saya booking melalui hotel.com dan Puji Tuhan tempat yang kami pilih tersedia dan ready digunakan. Berhubung waktu chek in apartemen di pukul 16 waktu setempat, sedangkan kami tiba di 10.30 an maka kami berkeliling langsung sambil menunggu waktu check in apartemen. Kincir angin Zaanse Schans ini yang kami pilih, dengan udara yang luar biasa dinginnya, kami menikmati coklat panas, kopi panas dengan memandang kincir angin yang banyak sekali... menurut info, tahun depan untuk masuk kawasan ini dikenakan biaya... wahh lumayan lah kami saat ini masih bebas untuk berkunjung.