Senin, 27 Juli 2015

Vietnam Trip via Kuala Lumpur... maknyuss.... (III)

Hari Keempat dengan DC motif - bunga-bunga/batik

Antusias dengan tujuan utama ke Vietnam ini adalah Halong Bay... kami sudah ready sejak pukul 7 pagi.. dengan style gaya dan penampilan yang luar biasaaa... barang kami pun secukupnya/seadanya siap dibawa untuk bermalam di cruise..... 

Sambil menunggu jemputan, kami sempatkan narsis di lobby hotel.....

Narsis di loby hotel
Nampang bareng ah sama petugas hotel yang cantik ini

Tunggu punya tunggu lumayan lama menunggu pukul 8 sudah tiba, tapi jemputan kami belum datang... asyik foto-foto dan menunggu, tiba-tiba kami mendapat kabar dari petugas hotel bahwa Anna baru telphone mengabarkan Halong Bay ditutup kembali oleh pemerintah Vietnam karena cuaca semakin buruk. Jujur sodara-sodara... kami lemas semuanya... masa batal lagi ? hening sejenak dan..... terlihat wajah-wajah kecewa....
Dan akhirnya Anna datang tergopoh-gopoh dengan wajah berkeringat... lalu menjelaskan pada kami bahwa Halong Bay ditutup dan mereka mengalihkan perjalan kami hari ini ke Parfume Pagoda disalah satu tempat. Dan pemerintah Vietnam katakan besok Rabu bisa masuk dan kami ditawarkan tetap bisa ke Halong Bay tapi tidak dapat bermalam, jadi hanya wisata one day saja. Pergi pagi pulang sore/malam.
Terhibur hati meski tetap kecewa.. dan kami pastikan besok bisa masuk Halong. Anna pun pastikan "bisa..." karena dari pemerintah mengkonfirmasikan demikian. Ok lah kalau begitu.. mau gak mau kami ikuti perjalanan ke Parfume Pagoda kali ini.

Vietnam Trip via Kuala Lumpur... maknyus (II)

Hari Ketiga dengan DC Garis-garis

Masuk hari ketiga... untuk hari ini berubah jadwal... seharusnya kami sudah pergi menuju Halong Bay, tempat utama kami ke negri ini.
Namun kami ikuti saran dari pihak lokal tour... akhirnya tujuan kami ke Hoa Lu - Tam Coc, salah satu tempat di provinsi Ninh Binh yang kami tempuh perjalanan sekitar 1 jam-an. 

Menuju Hoa Lu - Tam Coc

Sejarah dari Hoa Lu merupakan Ibu Kota Vietnam pada era 968 - 1009 memiliki beberapa Caves yang ditempuh dengan cara unik yaitu menyisiri sungai  Ngo Dong.

Tempat pertama yang kami kunjungi adalah Hoa Lu Temple.

Hoa Lu Temple

Pintu Gerbang Hoa Lu Temple
 
Hoa Lu Temple - inside
Narsis di dalam haaa....


 







Sisi kiri dari pintu gerbang Hoa Lu Temple
Setelah mengunjungi Hoa Lu Temple ini, kami lanjutkan ke suatu lokasi untuk menyisiri sungai Ngo Dong. Sungai ini kurang lebih panjang sekitar 1.3 Km dan diujungnya adalah Floating Market dimana para penjual dagangan berjualan. Namun lebih unik lagi perahu yang digunakan bukan didayung dengan lazim nya menggunakan tangan, tapi ini menggunakan kedua kaki. Dan lebih banyak pendayung ini adalah kaum perempuan... Pada perjalanan menyisiri sungai ini, pemandangan yang tampak adalah bukit-bukit tinggi yang asri dengan pohon lotus dimana-mana. Sangat hijau dan asri.... 1 perahu cukup diisi oleh 2 orang penumpang saja. Namun sebelumnya kampung tengah harus diisi dulu dong... pada wisata ini makanan menu yang disajikan ala Buffee, kita bebas untuk mengambil makanan apa saja semuatnya perut deh... :) 
dan menu Vietnam ini saya suka sekali, karena penuh dengan sayur sayuran hijau yang mengundang selera.... tanpa vetsin, tanpa garam... kalau kita mau asin tinggal tambah sendiri menurut selera... dan buah-buahannya pun uuuhh..... segar dan besar-besar.. pokoknya bikin kita mau lahap semuanya deh.... :) sehat bener makanan disana.

Jumat, 03 Juli 2015

Vietnam Trip via Kuala Lumpur... maknyusss (I)

Keinginan untuk mengunjungi kota Hanoi sudah 'dibungkus' sejak 2 tahun silam. Pada awalnya sudah terencana dengan matang untuk pergi pada tahun 2014. Namun karena belum mendapatkan harga tiket yang 'pas...' jadi diurungkan deh...

Akhirnya th 2014 kita dapat harga tiket promo yang siapa lagi kalau bukan Air Asia si jago maskapai berbiaya rendah kelas bintang ini berikan... dan bingo!!! 8 orang pastikan berangkat karena sudah mengapply tiketnya sejak Juli 2014. Haaaaa........ terbilang nekat karena siapa yang tau setahun kemudian kita tidak kenapa-kenapa atau aman-aman saja? segala sesuatu bisa terjadi... tapi itulah kami... cuek beibeh... tetap saja berani untuk apply tiket tersebut.
Bulan berganti bulan, hari berganti hari hingga detik demi detik datang juga... saat jadwal traveling ini 20 - 27 Juni 2015 akhirnya tiba... meski tidak berjalan mulus... pasalnya; pertama salah satu dari kami mundur dikarenakan lebih ingin ke India. Walaupun tiket sudah dibeli dan dibayar, dia rela kehilangan uang seharga tiket yang telah diberi... akhirnya 7 orang kami pastikan berangkat. Namun menjelang 3 minggu sebelum keberangkatan, berita tak mengenakan terjadi... salah satu dari 7 orang ini tiba-tiba terserang stroke... oh my god.... maka lengkaplah sudah group kami hanya 6 orang saja yang berangkat. 

Suasana hati kami semakin gak karuan, lantaran harus ada yang tidak ikut karena sakit. Rasanya tidak tega.... jumlah orang yang berkurang juga semakin membuat kami agak berpikir untuk biaya sewa mobil dan penginapan. Yang seharusnya bisa dibagi ber -8 menjadi ber-7 ehhh berkurang jadi ber-6....
Tapi siapa dinyana... sauatu saat, sedang berkunjung ke rumah kakak, lalu kita ngobrol ehhh ternyata ponakan minta ikut karena sedang liburan sekolah. Wahh... bertambah deh menjadi 7 orang kembali... agak terhibur meski masih merasa ada ganjalan karena 1 orang sakit.

Menjelang 1 minggu an sebelum keberangkatan tiba-tiba informasi dapat dari yang sakit ini... dia berkata: tha... aku tetap ikut ke Vietnam loh... sudah konsultasi sama dokter, kata dokter OK bisa jalan asal bawa obat, dan ini segala daun udah dimakan, jus bawang putih juga tidak ketinggalan... pokoke yang bikin darah tidak kental sudah dilahap.....

Jujur.. surprise mendengarnya, meskipun hati deg deg derrr... apa iya aman dia jalan ke LN sementara baru masa pemulihan dari stroke nya? Ooo.... bagaimana kah ini?
akhirnya dengan terus berdoa agar Tuhan memberikan yang terbaik untuk kami semua... hingga hari H formasi kembali ke 8 orang... wahhh senang dan happy....
Perjalanan kami ini seru, punya dress code yang wajib dipakai.. heeee biar berasa kalau lagi jalan-jalan.....

Hari pertama keberangkatan, DC nuansa biru mewarnai kami...


Narsis di pintu depan internasional KLIA2
Tiba dibandara KLIA2 Kuala Lumpur sebelum menuju Tune Hotel, gaya dulu ach..... (jepret..)

Tune Hotel yang letaknya pintu keluar bandara, mudah dijangkau dan sangat cocok untuk mereka yang hanya beristirahat untuk transit. Keberangkatan kami terjadwal esok hari nya ke Hanoi yaitu 21 Juni 2015. 
Setelah cek in, bisa bermain seputaran bandara, disini lengkap ada mall, tempat cuci mata melihat barang barang cantik yang dijual, bahkan jika ingin mempersiapkan sim card untuk hanphone pun tidak sulit, semua ada tersedia. Jadi tidak perlu keluar area bandara....
Siang hari tiba di KL tepat di jam cek in. Beristirahat sekitar 2 jam. Lalu kami pun ber wisata kuliner diseputaran bandara... :) dan sedikit narsis ria juga...
Area depan Tune Hotel

Lumayan juga untuk foto-foto... area yang luas didepan hotel, bahkan disamping hotel juga terdapat "Sevel" yang kapan saja kita mau jajan bisa mampir disini... dijamin urusan kampung tengah alias perut tidak akan kelaparan haaa.....

Yang kami lakukan pertama adalah penggantian sim card lokal, supaya lebih murah ketimbang memakai sim card dengan provider dari Jakarta. Kecuali memang mau membayar lebih dan tidak mau repot untuk menggantinya. Setelah itu, kami pun berkeliling seputaran bandara....

Hari kedua dengan DC kotak-kotak menuju Hanoi...

Pagi subuh kami harus bersiap sudah di bandara untuk chek in. Karena penerbangan kami pukul 6 pagi waktu setempat. Jadi kami sudah check out hotel dari jam 4 pagi. Berjalan santai menuju pintu perlepangan antara bangsa... hiii begitu tulisan yang tertera di Malaysia ini.

Loby Tune Hotel @KLIA2
Semangat 45 untuk ke kota Hanoi tujuan utama kami. Dan Halong Bay adalah tempat wisata yang kami akan nikmati bersama selama 2 hari 1 malam dalam Cruise...
Perjalanan kurang lebih 3 jam dengan perbedaan waktu mundur antara Hanoi dengan Kuala Lumpur. Kami mendarat sekitar jam 9 pagi di bandara Noi Bai International Airport. Sudah siap jemputan dengan mobil van/elf nya mengangkut kami semuanya....



@Noi Bai International Airport - Hanoi


Kamis, 16 Oktober 2014

(again) Oct'16, 2014

Di tempat yang sama, 1 tahun yang lalu, makan bareng lagi... hanya berbeda dengan tahun sebelumnya, untuk kali ini diingatnya kalau today special karena my birthday tentunya.... :)

Hati senang karena mengingatnya, dan gift cantik mendarat deh... thank you.... cantik, bagus dan harum pula...  hayooo bloger boleh tebak apakah ituuu...??

Waktu kurang lebih 1.5 jam jadi tidak terasa, asyik bercerita sambil lunch, duhhh.... seru pisan euy... bertukar cerita dan diselingi canda yang sudah ciri khas kita kalau sudah asyik ngobrol.. haaaa... iyalah.. hidup sudah susah kok dibikin pusing, lebih baik kasih joke-joke ringan yang membuat tertawa.... hati terhibur...

Makanan yang ringan juga kita santap, serba sayuran dan jamur yang maknyus, ditambah cemilan dimsum, gorengan cumi dan ditutup dengan buah-buahan segar... ditemani dengan minuman panas lime squash uuhh... siang terik jadi berasa ademmm....
Disela-sela cerita seru yaaa... sedikit kasih surprise haaaa.... terkejut? duhhh... keliatannya sih tapi no expresi haaaa.. ya sudahlah...

Setengah dua siang sudah, perut kenyang cerita tak akan pernah habis kalau diikuti, gawean memanggil so... kita mulak tu office (duhh campur-campur ya bahasanya) tiba di kantor jam dua lebih 10 menit, ehh ada J.Co 4 dus tersedia dan sedang asyik makan plus ditemani kopi dan teh wahhh... ndut deh !! 





 "... berjuanglah demi cintamu, itulah cinta sejati, lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan daripada berjalan bersaa orang "yang tersedia", lebih baik menunggu orang yang kamu cintai daripada orang yang berada di sekeliling mu , lebih baik menunggu orang yang tepat karena hidup itu terlalu singkat untuk dibuang hanya dengan "seseorang"..." (Khalil Gibran)


Kamis, 22 Mei 2014

menanti yang tak pasti

Bumi terus berputar,
Meninggalkan waktu yang tertinggal
sekalipun asa digenggam erat,
tak ada daya tuk mengubahnya
walau pandang tetap ke muka
menunggu kenyataan diri, tapi tak pernah ada
entah mengapa juga, asa tetap ku genggam

kadaluarsa sudah detik demi detik
tetap harapan selalu muncul
bilakah berakhir? Seperti sampai maut menheput
rongga celah terisi udara, hampa dan kosong
menanti yang tak pasti mengisinya?
Belum tentu terwujud,

Ketika penantian ingin dihapuskan
ndak tau kenapa semakib itu terjaga utuh
menanti yang tak pasti,
Hanya membuang-buang waktu saja
semakin dinanti semakin pupus, demikian kata orang
semakin di nanti semakin menyakitkan,
Demikian komentar khalayak

penantian yang tak pasti sia sia belaka

benar..... tak ada guna menanti yang tak pasti
terbanglah bagai merpati di udara
meninggalkan asa yang tak pasti
jadilah pribadi yang merdeka, bebas mandiri
Menikmati sepi dikeramaian bathin
memberi rasa diantara tawar hati
tak perlu sesal galau
karena pasti semua terlewati sempurna

gapai asa baru, raih eden baru
saat bersamanya kelak, tak kan ada penyesalan
Karena nyanyian merdu terdengar selamanya.....





Kamis, 24 April 2014

bisa dipercaya

Siapa yang bisa dipercaya ?

Mereka yang bisa dipercaya adalah orang yang antara perkataan dan perbuatannya selaras. Akhir-akhir ini kita sulit menemukan orang yang dapat dipercaya. Entah kenapa, apakah karena akibat jaman yang berubah kepada 'semau gua' hingga tidak ada rasa malu lagi dalam diri tiap orang. Lihat saja gejala-gejalanya jaman yang cuek, masabodo, lu-lu gua-gua dan sebagainya ini.

Mereka yang asyik narsis/selfie menunjukkan betapa kita sekarang ini tidak lagi kenal malu bergaya didepan umum, berfoto sendiri didepan umum belum lagi dari gaya pakaian yang dipilihnya, gaya bergaulnya yang semakin gak karuan lagi. Memang dunia ini semakin jahat tidak disebutkan dunia semakin baik, seiring dengan semakin tua nya dunia ini. Gejala-gejala tabu pun sudah bukan barang 'tabu' dengan mudah diakses dan dinikmati oleh banyak orang, siapa saja bisa mendapatkannya. Hal-hal ini lah yang mengindikasikan semakin merosotnya nilai-nilai hidup manusia, dan salah satunya sangat berdampak pada "kepercayaan" seolah pupus kepercayaan sekarang, sulit sekali mendpatkannya.

Walau demikian bukan berarti tidak dapat ditemui orang yang dapat dipercaya, masih dapat kita menemukannya meski semakin sulit. Persaingan untuk mendapatkan kepercayaan semakin ketat. Dan sayangnya persaingan ini sedikit sekali diminati. Karena banyak komentar bersuara, terlalu ideal akan menjadi miskin atau terlalu polos/jujur akan ketinggalan jauhhhh dibelakang dan sebagainya. Hingga itulah yang membuat orang tidak tertarik masuk dalam kompetisi untuk mendapatkan kepercayaan.

Ironisnya, saat persaiangan untuk mengelabui, menipu, meng-akal-akali sesama dan sejenisnya, wooww.... sangat banyak diminati, bahkan belum saja diintruksikan untuk mulai, mereka sudah mencuri start untuk memulainya. Dan semakin banyak yang terpedaya, biasanya mereka semakin happy serta tampaknya mereka semakin hebat.

Miris juga melihat fenomena perubahan jaman saat ini, kita yang mengerti pasti merasakan betapa perjuangan kita untuk hidup benar akan semakin berat. Ya.... itulah pertarungan kita sebagai orang yang masih hidup di dunia ini. Tak cerdas menghadapi jaman, jangan heran kitalah yang menjadi korban.

Lalu bagaimana kah kita bisa tetap dipercaya ditengah dunia yang bengkok dan tak bisa dipercaya ini?
Pada kisah Yusuf, kita dapat belajar darinya... Yusuf yang memiliki integritas tinggi, kuat Imannya dan tegas pada dirinya sendiri, hingga dia tak mudah dikalahkan oleh dunia yaitu istri Potifar, yang terus dan terus mencobai Yusuf, hingga satu keputusan yang diambil Yusuf yaitu lari keluar meninggalkan rumah tuannya dengan istri tuannya yang terus menggodanya. 
Dapatkah kita seperti Yusuf ? dimana segala sesuatunya dapat kita nikmati dan rasakan di rumah tuannya itu ? akankah seperti Yususf kita melakukan untuk meninggalkan zona nyaman bahkan amat nyaman terlebih godaan istri tuannya yang luar biasa nikmatnya ? itulah tawaran nikmat dosa seringkali membuat orang terlena dan akhirnya jatuh dalam dosa. 
Kepercayaan Yusuf diuji ketika sang tuan pergi bekerja, ketika sang tuan tidak ada dirumah. Kepercayaan Yusuf diuji bukan ketika godaan dari istri tuannya datang ketika tuannya ada disekitaran rumah. Maka dengan contoh cerita Yusuf tersebut, kepercayaan seseorang diuji ketika dalam keadaan "gelap" bukan dalam keadaan terang. Dengan kata lain, dapatkan kita dipercaya mengelola uang ketika uang tersebut sepenuhnya ada ditangan kita ? atau hal-hal lain yang menjadi tanggung jawab kita.

Hidup dalam kebenaran yang Tuhan ajarkan, ini salah satu cara agar kita dapat menjaga integritas atau kepercayaan kepada orang lain. Ketika ada orang atau tidak ada orang, kita bekerja dengan baik. Ketika dipuji atau tidak dipuji, kita melakukan tugas tanggung jawab dengan benar, ketika dipercayakan sesuatu pada kita, dengan tulus atau dengan menggerutu lalu kita kerjakan ? semua akan kembali kepada kita. Bukan orang lain yang merasakan keberhasilan, namun diri kita sendirilah yang akan merasakan, keuntungan bukan untuk orang lain tapi untuk diri sendiri. Betapa tidak ? saat kita mengerjakan/melakukan sesuatu yang dapat dipercaya, maka 100% hasilnya akan berbalik diri kita sendiri yang diuntungkan dan ketika hal itu kita rasakan, ada satu kebanggaan pastinya yang kita rasakan meski tidak dapat terluapkan, tapi setidaknya ada damaiiii dirasakan saat keberhasilan menjadi orang yang dipercaya itu datang kepada diri kita sendiri.

Selamat menjadi orang yang bisa dipercaya.

Rabu, 26 Februari 2014

outbond part 2

Sabtu dan Minggu yang lalu tepatnya 22 dan 23 Februari 2014, kantor membuat acara outbond bersama dengan kawan-kawan dari cabang di Smarinda, Banjarbaru, Berau dan Palembang. Meski diguyur hujan diawal keberangaktan sampai tiba di lokasi tidak membuat patah semangat, justru rasanya semangat untuk menerima tantangan semakin tinggi. Dan berikut suasana tempat penginapannya. Karena foto selama acara berlangsung tidak bisa di-"jepret" sendiri jadi... yang ada aja dulu deh...

The Highland Park Resort Bogor

















Melihat penginapannya yang luar biasa ala mongolian camp ini bikin hati ingin langsung tidur yah... heee tapi begitu sampai tidak boleh langsung masuk ke penginapan, tapi justru lanjut ke kegiatan awal yang menuju Curug Sawer... serta merta setelah Welcome Drink peserta langsung siap pergi ke tujuan dengan menggunakan "angkot"... heeee seru juga ramai-ramai naik angkot.....


to be continue....


Kamis, 20 Februari 2014

menunggu

Pagi dingin dan sejuk, saya meluncur ke IBIS HOTEL Slipi untuk mengikuti training. Perjalanan yang lancar dan hanya membutuhkan waktu 30 menit saja, padahal cukup berpikir juga mencari alternatif rute mana yang harus saya tempuh mengingat peraturan 3 in 1 yang harus saya hindari. Berbeda dengan hari kemarin, saya harus menempuh perjalanan ke tempat yang sama dengan waktu 2 jam... sungguh menyebalkan. Antar bumi dan langit hari kemarin dibanding hari ini. Memang kemarin saya salah menentukan jalur yang akan saya ambil tapi.... jauh betul perbedaannya....

Sekarang waktu yang begitu cepat ditempuh hanya 30 menit saja, menyebabkan saya harus menunggu sendiri di ruangan tempat training sampai waktu dimulai. Lumayan juga, karena saya bisa mengitari hotel dengan keindahan pagi hari dan kesegaran udaranya ditengah kolam renang... Ho ho ho.. melihat kolam renangnya jadi ingin terjun bebas dan berenang disitu.... pohon bambu-bambu disekeliling tembok membuat mata segar, sambil mendengar dedaunannya yang bergerak ditiup angin pagi....

Saya saat ini sedang duduk di pinggirian kolam renang yang ada disekitar taman sekelilingnya, lalu iseng menunggu saya tuliskan postingan ini sembari sesekali asyik berfoto-foto sendiri saja.. haaaa narsis mumpung gak bayar....
Kalau diperhatikan hotel ini dekat dengan jalan, bahkan menurut saya menempel pada badan jalan, tapi di tempat saya ini sekarang kebisingan jalan raya didepan kok tidak terdengar ya..... serasa lokasi hotel ini menjorok ke dalam alias jauh dari hotel, padahal tidak... hmmm pembuatan/penataan bangunan yang baik rupanya....

Semilir angin berhembus jadi bikin ngantuk mata ini... ingin rasanya melanjutkan tidur yang terpaksa harus ekstra lebih pagi bangun dikarenakan harus menuju ke lokasi ini... heeee.... lumayan juga menunggu peserta training lainnya, sudah lebih dari 30 menit juga saya disekitaran ruang training tapi belum ada yang datang. Betul-betul terlalu pagi saya tiba ya........

Asyik menulis ini sambil memandang sekeliling, upss... beberapa anak sudah datang untuk berenang. Pastinya penghuni hotel ini, anak laki-laki sekitaran TK dan SD 3 orang bersama ibu dan asisten rumah tangganya. Uhhh.. senangnya melihat mereka bermain, kolam renangnya yang tidak begitu dalam, walau sang ibu harus ikutan juga berenang agar mudah menjaga anaknya berenang. Pandai sekali 2 anak itu berenang sedangkan yang 1 harus terus dipapah oleh ibu nya... karena masih kecil. Haaa.. lucu betul melihat gelagat mereka, sambil makan pagi disuapi oles asisten rumah tangganya tak hentinya itu anak-anak bermain, tidak kenal capek. Badannya yang lincah, gesit betul-betul menguasai air dari gaya bebas dan kataknya... kelihatan ringan sekali badan anak-anak itu.

Achh... sambil menguap karena ngantuk, saya minta kopi dulu ke resto yang ada... srrruuuppp.... nikmatnya minum kopi ditengah taman pagi hari ini tidak terasa panas hawanya, padahal ditengah kota juga lokasi hotel ini.
Belum lagi pohon-pohon hijau dan beberapa bunga yang ditanam disekitar taman ini, iseng dan menikmati juga sih, saya foto beberapa bunga... mawar, cantik nya.....  mungkin ada yang perhatikan saya juga barangkali ya... dengan tablet ini saya mengetik tulisan, sambil juga dengan S3 saya asyik jeprat jepret, pasti ada CCTV terpasang haaaaa yang memonitor CCTV ini pasti bergumam: ngapain tuh cewek sendirian di taman duduk ketik-ketik tapi juga jeprat jepret... perlu diwaspadai....

Haaaaaaa...... tapi semakin siang euy.. dan kelihatan satu dua orang peserta sudah datang, dan lumayan juga saya duduk disini hampir 1.5 jam.... dan sepertinya sudah waktunya saya bergabung masuk ke ruangan karena mulai matahari agak "memanas" karena waktu sudah menunjukkan pukul 08.45 yah.. 15 menit lagi training dimulai, jadi ai masuk dulu yakssss.....




Seminggu bersama Isteri Potifar




DIKENAL SEBAGAI ISTERI POTIFAR
Kejadian 39:1-6, Pengkhotbah 1:7

Dulu orang selalu menyalahkan perempuan dan melukiskan laki-laki sebagai pahlawan, sehingga perempuan selalu dianggap sebagai warga “kelas dua”. Akan tetapi akhir-akhir ini justru terjadi sebaliknya, banyak orang menyalahkan laki-laki sebagai biang keroknya dan menempatkan perempuan sebagai korban. Kali ini kita akan belajar bahwa semua kita sesungguhya adalah manusia berdosa, bukan karena kita perempuan ataupun laki-laki. Kita menjadi anak Allah bukan karena kita perempuan atau laki-laki. Elisabeth Elliot berkata, “Fakta bahwa saya adalah seorang perempuan tidak membuat saya menjadi orang Kristen yang berbeda, tetapi fakta bahwa saya adalah seorang Kristen membuat saya menjadi perempuan yang berbeda”. Bukan hanya laki-laki yang menjadi biang kerok, tetapi perempuan juga!

Isteri Potifar adalah seorang perempuan genit yang dicatat dalam Alkitab. Meskipun catatan sejarah kuno menyatakan namanya sebagai Zelicha (The Book of Jasher 44), namun Alkitab tidak mencatat namanya, dan ia hanya dikenal sebagai “isteri Potifar”. Potifar adalah “kepala pengawal raja” (Kej 39:1). Beberapa sarjana Alkitab mengatakan bahwa dia adalah seorang sipir atau kepala penjara, yang lain percaya dia adalah kepala pengawal istana, dan yang lainnya mengatakan dia adalah kepala algojo. Yang pasti kita ketahui Potifar cukup kaya untuk dapat memiliki banyak pelayan dan budak (Kej 39:11,14). Tidak diragukan lagi semua orang mengenal Potifar! “Hmm. Itu isteri Potifar kan,” itulah kira-kira perkataan orang-orang yang bertemu perempuan ini. Akan tetapi ternyata tidak seorang pun yang cukup peduli untuk mengingat namanya. Walaupun tanpa sebuah nama, dia telah menjadi sinonim dari hawa nafsu dan berahi. Apakah Allah tahu namanya ? Pasti! Lantas mengapa namanya tidak tercatat dalam Alkitab ? Herbert Lockyer dalam bukunya “All the Women of the Bible” mengatakan, “Tidak ada jawaban yang memuaskan atas kebungkaman Alkitab mengenai identitas beberapa perempuan yang tidak bernama” Memang ada banyak nama dalam Alkitab diindentifikasikan dengan apa yang mereka perbuat, siapa suami mereka atau ibu dari siapa, atau dari mana asal mereka, misalnya, “janda di Sarfat”, “perempuan Samaria”, “isteri Lot”, atau “ibu dari….. seseorang yang terkenal”. Potifar bukanlah seorang yang jahat, walaupun ia bukan orang percaya, tetapi dia melihat dan mengakui Allah yang disembah Yusuf adalah Allah yang maha kuasa, sehingga ia menjadikan Yusuf sebagai tangan kanannya. Akan tetapi isterinya telah membuat namanya menjadi tidak baik, karena perbuatannya.

Apa pun nama Anda atau dengan identitas apa Anda dikenal, haruslah dapat memuliakan nama Kristus dan menajdi kebanggaan bagi orang lain. Jika Anda seorang anak, jadilah anak yang dapat dibanggakan orangtua: jika Anda anggota jemaat, jadilah kebanggaan gereja Anda: dan terutama jadilah orang-orang yang dapat dibanggakan karena Anda seorang murid Kristus!


Jika Anda dikenal oleh dunia sebagai milik Kristus, maka Kristus dapat dikenal oleh dunia melalui Anda.



(disadur dari renungan)

Rabu, 19 Februari 2014

ibu ku pengajar ku

Ibu adalah pengajar sejati, dia "guru" sebelum guru formal disekolah mengambil bagian dalam mengajar anak. Ibu, yang mendidik nol sampai dengan lima tahun. Guru disekolah hanyalah pelengkap saja. Seorang Ibu berperan sangat besar sebagai Ibu dari anak dan istri bagi suaminya. Apapun yang diajarkan oleh sang Ibu, itu menjadi bekal bagi masa depan anaknya kelak.

Kisah Lemuel, seorang tokoh pada masa lampau, ia beryukur karena memiliki seorang Ibu yang mengajarkan kepadanya tentang hidup dan kehidupan dengan bijaksana. Ibunya yang mengajarkan untuk hidup benar, tidak hanya minum anggur yang menggambarkan kehidupan yang penuh dengan kemabukan. Karena keputusan apakah yang akan diambil jika hidup dalam kemabukan ? bagaimana seseorang dapat berpikir dengan baik dan tenang jika dirinya diliputi dengan hal yang penuh ke foya-foya an ? Lemuel mendapat pengajaran yang benar dari Ibunya, dan itulah yang membuatnya bijak ketika menjalani tugasnya sebagai tokoh dalam masyarakat.

Seorang Ibu bisa saja mengajarkan hal apa saja, Ibu yang tidak bijak tentunya akan mengajarkan hal yang tidak bijak pula. Terutama dijaman modern ini, apapun dapat Ibu lakukan dalam mengajarkan anaknya.  
Sekalipun dalam jaman modern ini pula, ibu bisa mengabaikan untuk mengurus, mengasuh dan mendidik anak. Maka tak heran banyak para ibu yang menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya sebagai "ibu" kepada para pengasuh/baby sitter atau asisten rumah tangga. Sungguh disayangkan...

Berbahagialah Ibu, jika tiap detik atau menit, jam bahkan periode waktu-waktu tertentu melihat dan merasakan perkembangan anak. Dari mulai si anak mengeja "ta.. taa..." atau "ma...ma..maa" atau juga "ya... yaaa...yaaa" bahkan mungkin "aaa..aaa.." dan sebagainya. Dari mulai tersenyum, tertawa sampai mengeliat-geliat ketika si anak melihat sesuatu atau merespon sesuatu... Menjadi unik juga waktu Ibu memakaikan baju untuk anaknya dengan baju yang sama tapi waktu yang berbeda, saat dipakaikan.. uppss... sudah tidak muat lagi.. pertanda anak bertumbuh dengan baik dannn semakin besar....
Belum lagi ketika si anak mulai menggigit-gigit apa saja yang ada ditangan atau dekatnya... pertanda gigi anak mulai tumbuh... wowww.... lucu sekali, belum lagi kuku yang seminggu sekali harus dipotong, uuuhhh.... ibu merasakan sekali pertumbuhan setiap organ tubuh anaknya... hingga tidak terasa mulai bermain di play group, TK, SD, SMD, SMA dan akhirnya kuliah.....

Masa-masa repot jika sudah dilaluinya, ketika anak tumbuh dewasa, orang tua tinggal memetik buahnya... Jika orang tua bijak memaintence kehidupan anak, maka ketika anak beranjak dewasa, ketika itu pula orang tua menikmati masa tuaian.... Lalu mengapa peran ibu begitu besar ketimbang peran ayah ? 
Jelas.. karena peran ayah yang lebih focus kepada penafkahan menjadi tugas dan tanggung jawabnya. Ayah umumnya kurang berhubungan langsung dengan label "pengajar" pada anak, namun bukan berarti peran ayah terabaikan, karena tetap saja kebutuhan bagi anak dan keluarga menjadi tugas ayah untuk tercukupi..... 

Balik maning ka laptop...!!!! jadi jangan cemburu jika judul ini "Ibu ku pengajar ku"  karena suka atau tidak suka memang ibu lah yang lebih sering bersama dengan anak dari sejak lahir hingga kira-kira 5 tahun..... minum susu bersana ibu, mandi, tidur, makan juga bersama ibu, 24 jam sehari maka 90% anak sudah meyita waktu ibu nya ketimbang ayahnya, karena ayah 90% mungkin banyak waktu diluar ditempat kerjanya atau ditempat kegiatan/usahanya......

So... terima kasih Ibu... kau pengajar ku yang paling hebat!!!