Jumat, 31 Juli 2020

31 Juli 2020

Jumat, 31 Juli 2020 tulisan ini saya tulis ketika di rumah sendirian. Setelah menyelesaikan pekerjaan, ahh... sudah lama tidak mampir ke blog saya, jadi dibuka deh... mau tulis apa hayoooo....

Hari ini, ada yang Tuhan buat untuk saya, menggelitik dan bersyukur, karena tidak pernah terpikir kalau Tuhan lakukan sesuatu hari ini untuk saya... wahhh gak kebayang deh.. gak dipikir, gak diperhitungkan, rasanya gak mungkin, tapi Tuhan kasih. Detailnya tidak bisa saya tulis disini, cuma mau bilang Tuhan bisa pakai siapa saja untuk memberkati anak Nya. Cara Tuhan itu luar biasa. 

Jadi ada 1 kawan, dengan pandemi covid ini jadi kita cukup lama tidak saling sapa lewat WA. Biasanya yaaa say hello.. tapi karena sudah at home aja, mungkin jadi tidak bercahting ria karena kan tau paling semua orang ya di rumah, apa yang dikerjakan di rumah? rasanya tidak ada yang perlu dibahas. Paling ber WA ria dengan kawan sekantor untuk berkoordinasi pekerjaan saja. Paling mentok sering berchatingan ria yaaa dengan keluarga saja.

Pas.. ada kawan mulai panggil di WA: tha... apa kabar
Saya jawab: baikkkk... gimana kabarnya juga?
Sari sana juga menjawab: baik jugaaa....

Dan percakapan pun berlangsung... yang entah bagaimana itu tadi... Tuhan bisa pakai siapa saja untuk menyatakan kehendak Nya. Dan ternyata kawan ini membawa berkat untuk saya yang Tuhan kasih... Ahhh memang luar biasa lah semuanya.... dan kejadian juga begitu cepat pula dan lancar jaya.
Persis kejadiannya sama ketika pas Jumat Agung kemarin, amazing lah gak kebayang semuanya....

Cuma bisa bilang: thanks Jesus.... 




Sabtu, 30 Mei 2020

Streaming Online ; Pelayanan pertama

Kesaksian Pujian ASM - Ibadah SM


Tidak ada yang terpikirkan oleh ku, ketika jaman berubah, tidak pernah telintas dibenak ku bagaimana keadaan dunia saat ini.
Hidup penuh kekhawatiran, mau keluar takut, tidak beraktifitas juga bosan, mau bekerja berkegiatan semua serba terbatas, simpang siur tentang mu - corona.
Ada yang bilang mematikan, ada yang bilang virus biasa, ada yang bilang macam-macam hingga tidak tau lagi yang sebenarnya itu seperti apa. Ah Corona.. andai wujud mu jelas, dapat berbicara, mungkin saat ini kami sedang menginterview mu ya...

Namun kehidupan harus terus berjalan, berlanjut, sekalipun segala daya dan upaya dilakukan oleh pemerintah, namun tetap semua kembali kepada diri masing-masing. Dan tidak heran karena memikirkan kesehatan dan keselamatan diri masing-masing, maka mulai lah segala sesuatunya dilakukan dengan tidak biasanya. Contohnya salah satunya adalah pelayanan, ibadah dalam bentuk streaming. Mulanya sedikit aneh, karena terbiasa berinteraksi, tatap muka, in touch satu dengan yang lain, tapi sekarang semua dibatasi oleh dunia maya, dunia online, dunia bayang-bayang yang tetap saja, Tuhan bisa buat melalui apa saja untuk kita beribadah. Awal mulai ibadah streaming, sedih hati, menangis tersedu-sedu saat beribadah, sampai kapan seperti ini pikirku, bahkan tak terbayang, akhirnya manusia diseluruh dunia masuk ke dalam era seperti ini. Ah.. memang dunia semkain tua, ada saja hal baru yang menyeramkan....

Dalam sekejap saja semua berubah, sempat terhenti beberapa minggu. Namun kita manusia harus menyesuaikan diri dengan perkembangan dunia yang ada, alhasil ibadah streaming dilakukan. Untuk Sekolah Minggu tidak serta merta langsung menerapkannya, namun setelah beberapa minggu barulah kami bisa menyesuaikan diri. Dan siaplah kami guru Sekolah Minggu untuk melayani anak Sekolah Minggu beribadah streaming, walau sedih juga, ternyata tidak semua antusias guru menghadapi perubahan jaman ini, ada yang merasa sudah tua, ada yang merasa tidak bisa, ada yang merasa gaptek dan seterusnya, alhasil hanya segelintir guru yang bersedia. Meskipun dikepala kami yang bersedia pun bingung, mau ngapain, mau buat apa, seperti apa dan seterusnya. Tapi pikiran tekad kami sama, ayo kita coba dulu..


Streaming Ibadah SM

Jumat, 24 Januari 2020

Grand Opening STT Makedonia - HUT SKM - Peletakan batu Monumen Alm. Pdt. Bigman Sirait


@SKM - Ngabang
16-18 Januari 2020 saya trip ke Ngabang Kalimantan Barat, ada apa di sana? disana lokasi Sekolah Makedonia yang didirikan oleh Pdt. Bigman Sirait 18 tahun yang lalu. Saya sudah berkunjung kesini 2x sebelumnya, dan ini kali ke tiga, tapi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya ketika saya kesini. Yup... memang selalu saja ada hal baru yang positif yang saya lihat dan rasakan.
Kali ini kami berkunjung ke komplek SKM ini bertepatan dengan Grand Opening STT Makedonia yang saat itu saya juga turut menghadirinya ketika peletakan batu pertamanya. Ahh.. sungguh senang bisa punya kesempatan untuk menghadiri di keduanya.
Area komplek STT yang saat pertama saya datang waktu peletakan batu pertamanya masih hutan-hutan.. kini telah menjadi tempat yang waw... dengan gedung perkulihan, gedung asrama putri dan pria belum lagi ditambah gedung rumah-rumah dosen yang cukup besar loh... ruang tamu, kamar tidur 3, dapur, kamar mandi wahhh kalau di Jakarta sudah ukuran kategori rumah real estate nie.... hihihi beruntung mereka yang tinggal disini. Bangunannya juga masih baru, masih bau cat.. hahahaha.... suhu nya dingin, kebetulan juga hujan terus ketika kami datang, jadi malam hari tidur.. selimutan... dingin....

Selasa, 31 Desember 2019

Kuliner @Phnom Penh


Mo-mo Paradise-all you can eat @Phnom Penh
Bicara soal kulineran di Phnom Penh, asyik juga. Kali ini postingan khusus seputar makanan alias kulineran di Phnom Penh dari yang biasa sampai yang luar biasa hahahah..... Dimalam terakhir, kami sepakat untuk dinner special di tempat yang special juga, mencari makanan yang all you can eat deh biar gak pusing mikirin mau menu apa, tinggal sikattt semua yang mau sampai perut kenyang, kalau gak kenyang? yaaaa puas puasin aja deh... hahaha.
Mencari resto yang all you can eat ini dibantu oleh om google, maksud hati awalnya mau dinner di Sofitel Hotel yang letaknya tidak begitu jauh dari Hotel Record, tapi om google menyarankan yang dekat yang tinggal jalan kaki 2 menit dari hotel.. wahhh dekat dong... alhasil dengan menggunakan waze, kami mengikuti arahannya dimana letak Mo-Mo Paradise itu.. ditulis sih di jalan pasteur.. tapi bukan di Bandung hahahaha.... lalu akhirnya tiba juga kami di Mo-Mo Paradise, wahh ternyata cuma nyebarang hotel belok kanan dikit trus sampai... ok ok.. mantap jo.. jadi gak pusing cari kendaraan.

Tiba dan masuk ke resto ini, pegawainya ramah-ramah menerima kami yang berjumlah total 7 orang, lalu mereka mengantarkan kami ke tempat ruangan special tidak di tempat umum, sedikit punya privasi lah.... 

Senin, 30 Desember 2019

Jalan Pasteur di Phnom Penh - Cambodia

Jalan Pasteur @Phnom Penh

Perjalanan kedua ini lah saya melihat jalan yang ada sama namanya di Indonesia, dulu waktu saya ke London, ada Jl. Sumatera. Konon ceritanya nama jalan itu dinamai oleh orang yang pernah dari Indonesia atau orang Indonesia yang memang akhirnya tinggal disana gitu lah... tapi akhirnya jadi ada jalan sumatera, sempat mampir dan foto dinama jalan tersebut.

Untuk sekarang, Jalan Pasteur terpampang di tepi jalan dekat dari Hotel Record tempat kami menginap... karena unik lucu dan teringat dengan daerah Pasteur di kota Bandung, maka tidak mau ketinggalan, bidik dulu deh mumpung juga ada tulisan dalam tulisan huruf Cambodia... jadi ketauan kan bukan di Bandung ini hahaha.......


@London
Melihat kehidupan masyarakat Phnom Penh, rasa-rasanya maju juga... seleranya juga ok, cucok deh sama yang saya rasakan, entah apa karena cuma 3 hari 2 malam di kota ini jadi tidak berasa bosan atau belum bosan? 
Masih banyak juga yang belum terkunjungi dengan waktu singkat itu... masih pengen sebenernya mengeksplore Aeon Mall, tapi gak sempat juga ternyata... maksud hati awal mau kongko-kongko disitu tapi tidak keburu....

Jumat, 20 Desember 2019

@Phnom Penh - Cambodia

Cambodia, adalah salah satu negara tujuan saya dan teman-teman untuk dikunjungi, entah kenapa bisa sehati dengan kawan-kawan untuk mengunjungi negara ini, padahal banyak orang  yang begitu diinformasikan kalau kita mau ke sana, dikomentari: mau liat apa di Cambodia?, emang ada apa yang menarik disana? ngapain kesana... gak ada apa-apanya juga... dan lain sebagainya. Yaaa namanya travelling, boleh dong ke tempat yang lain dari biasanya. Yang penting cari informasi dulu negara atau kota yang bermasalah, konfik atau lainnya yang menyeramkan gak.. kalau tidak ada apa-apa ya why not kita berkunjung jadi wawasan kita pasti terbuka dan bahkan lebih banyak tau nanti...

Karena sudah kami rencanakan untuk bisa travelling ke Cambodia, jadi sudah googling untuk objek wisata, hotel, sewa mobil bahkan sampai ke restoran-restorannya. Tapi tidak lupa awal pertama yang digoogle adalah starbucks dan hard rock. Pasalnya, kami hobi koleksi tumbler dan kaos HR. Dan bingo!!! untuk 2 jenis buruan itu ada di negara ini, yaitu di kota Phnom Penh. Dan sambil terus gooling, saya mendapat kota lain yang terkenal dengan kuil besar dan unik bak seperti Candi Borobudur, yaitu Angkor Wat. Letak di kota Siem Reap, dan jarak yang ditempeh Phnom Penh ke Siem Reap sekitar 3 jam sekali jalan. Hhmmm lumayan juga PP kebuang waktu 6 jam. ALhasil kami putuskan tidak pergi ke Siem Reap tapi cukup di kota Phnom Penh saja.


Jumat, 27 September 2019

Holiday @Perth - Ausie (VII) : Kembali ke Jakarta


Petugas hotel yang ramah, berfoto bersama sebelum pamitan
Tiba saatnya dipenghujung holiday kami di Perth ini. Sudah sedih lucu senang amazing semuanya campur aduk membuat kami bersyukur untuk kesempatan yang Tuhan berikan dapat berkunjung ke kota ini. Setiap perjalanan pasti memiliki kenangan sendiri-sendiri, dengan kelebihan dan kekuarangannya, kita dapat berkaca, untuk berbuat lebih baik lagi untuk bangsa dan negara kita Indonesia sebagai masyarakat secara individu.. Melihat dan merasakan maju nya kota di negara lain, biarlah itu membuat kami sadar betapa negara dan bangsa yang kita cintai Indonesia, juga akan bisa sama dengan negara lain untuk maju, mungkin permasalahannya hanya soal waktu dan dari diri kita sendiri yang berkeinginan untuk maju.. Hidup Indonesia.. jayalah bangsa ku... !!!

Foto didepan loby Ibis Budget Airport Perth

Perjalanan kita lebih awal ke bandara Perth, memang sengaja karena kami tidak mau buru-buru yang akhirnya bikin tergopoh-gopoh gak karuan... biar santai dan semua bisa diselesaikan dengan baik dari wraping, mencari informasi counternya dan lain-lain termasuk nge-teh di bandara dan melihat-lihat sekeliling pertokoan di bandara tersebut.

Kami sudah check in web, jadi tiggal menunggu counter dibuka untuk masukan bagasi.

Dan sambil menunggu waktu, yaa narsis lagi lah seputaran bandara ini. 
Dan menghabiskan receh-recehan kami membelanjakannya dengan teh panas dan permen-permen, karena tidak mungkin receh dibawah ke Jakarta trus ditukar lagi di money changer hahaha.. mana mau diterima kan...

Dan saat membeli teh saya kasih semua receh ke petugas kasirnya, hihii dia tertawa, tetap saja dia hitung dan ambil receh-receh yang terkecilnya. Dia tau betul kalau ini cuma mau ngabisin receh... hahahah dan masih bisa beli permen karet juga euy.... 


Kembali saat counter dibuka, kami pada posisi antrian pertama.. maksnyus yaaa......

Holiday @Perth - Ausie (VI) : Crown Casino


Hari terakhir aktif di Perth, sudah direncanakan dari semula bahwa akan menikmati hidangan all you can eat (buffe), berhubung sudah mampir ke Crown Casino semalam jadi udah tau deh lokasi bahkan sudah reservasi... jadi jalan dari Hotel agak siangan sengaja biar sampai Epicurean pas jam makan siang jadi kan makannya maksimal.. ogah rugi deh hahaha...

Sengaja berjalan kaki sekitaran hotel, sambil  menghirup udara pagi yang mendung dan dingin ini, angin begitu kencang bo... tapi sesekali matahari muncul menghangatkan punggung kami, dan sambil berjalan yaa narsis di jalan raya lah, ketemu palang penunjuk jalan aja seneng bahkan norak berfoto dengan macam gaya hahaha... 

Padahal kalau di Jakarta juga dicuekin plang jalan ya... hayooo sengaja kan biar ketauan kalau lagi di Perth makanya ada tulisan Perth City langsung deh bergaya... hihihih.... ya itulah kebahagian para traveller, cuma bahagia di narsis dengan foto-foto... katanya siah biar berasa keluarin duitnya mahal kalau ke luar negri, jadi bisa pasang foto bertahun-tahun itu itu aja diputar ulang wkwkwkwkwkw.....


Kami semua tidak mau rugi dan ketinggalan, alhasil bertiga narsis bener deh jadinya. Dan sepanjang perjalanan ada pohon, bunga cantik yaa di foto, ada moment lain yaa di foto juga.

Namun karena cuaca tidak bersahabat, tiba-tiba gelap dan gerimis, kami cuma bisa berteduh di halte... gerimis lewat, kami berjalan lagi... ehhh datang lagi gerimis, berteduh lagi di halte berikutnya...

Ada sekitar 2 km kami berjalan sekitar 30 menitlah, yaa itung-itung olah raga. Setelah itu pada halte ke empat kami memberhentikan bus karena sudah cukup berjalan kaki, jarak yang saya lihat di google map adalah sekitar 5 km, jadi masih 3 km lagi, dan lumayan dengan bus sekitar 10 menit tiba di Crown Casino.



tetap narsis di pinggiran jalan.. :)

Kamis, 26 September 2019

Holiday @Perth - Ausie (V) : King's Park & Nando's Chicken



Kembali pagi menjelang, kali ini cuaca kurang bersahabat, sedari pagi mulai kelihatan berawan cenderung mendung, kami keluar hotel sekitar jam 10 an menggunakan taksi kembali menuju Kings Park and Botanic Garden sekitar AU$45 Pak supir taksi memberhentikan kami di point view yang berbeda dengan kemarin.

Dengan latar belakang bangunan di kota Perth area Elizabeth Quay dan Swan River, dari kejauhan kelihatan awannya agak tebal... dan ketika sedang mencari spot yang bagus saja, gerimis turun membuat kami harus segera berlari mencari tempat berteduh, tapi tidak lama gerimis berhenti, jadi kami lanjutkan lagi deh dengan foto-foto cantik.

Kali dengan nuansa maroon saya gunakan dari ujung topi, baju sampai sepatu hahaha... yaa namanya juga gaya lah di negri kanguru kan udah jauh-jauh mau lihat kanguru... hehehe... dan kembali saat berfoto gerimis turun lagi.. ah becanda aja nie hujan....

Secepat kilat jepret. jepret aja supaya tidak semakin deras hujan turun... lalu kami bergegas masuk ke area Kings Park untuk menikmati taman yang luasss ini, karena kemarin tidak masuk hanya di pelatarannya saja, kali ini harus masuk ke dalam karena mau lihat juga tanaman apa yang banyak didalam dan seperti apa... siapa tau ada tanaman yang belum saya kenal biar kita kenalan dulu deh.. heheheh...

Kami pun menaiki jalan yang menanjak untuk menuju pintu masuk taman ini.