Kamis, 26 September 2019

Holiday @Perth - Ausie (V) : King's Park & Nando's Chicken



Kembali pagi menjelang, kali ini cuaca kurang bersahabat, sedari pagi mulai kelihatan berawan cenderung mendung, kami keluar hotel sekitar jam 10 an menggunakan taksi kembali menuju Kings Park and Botanic Garden sekitar AU$45 Pak supir taksi memberhentikan kami di point view yang berbeda dengan kemarin.

Dengan latar belakang bangunan di kota Perth area Elizabeth Quay dan Swan River, dari kejauhan kelihatan awannya agak tebal... dan ketika sedang mencari spot yang bagus saja, gerimis turun membuat kami harus segera berlari mencari tempat berteduh, tapi tidak lama gerimis berhenti, jadi kami lanjutkan lagi deh dengan foto-foto cantik.

Kali dengan nuansa maroon saya gunakan dari ujung topi, baju sampai sepatu hahaha... yaa namanya juga gaya lah di negri kanguru kan udah jauh-jauh mau lihat kanguru... hehehe... dan kembali saat berfoto gerimis turun lagi.. ah becanda aja nie hujan....

Secepat kilat jepret. jepret aja supaya tidak semakin deras hujan turun... lalu kami bergegas masuk ke area Kings Park untuk menikmati taman yang luasss ini, karena kemarin tidak masuk hanya di pelatarannya saja, kali ini harus masuk ke dalam karena mau lihat juga tanaman apa yang banyak didalam dan seperti apa... siapa tau ada tanaman yang belum saya kenal biar kita kenalan dulu deh.. heheheh...

Kami pun menaiki jalan yang menanjak untuk menuju pintu masuk taman ini. 

Holiday @Perth - Ausie (IV) : Perth City



Kembali pagi mendatang... dengan cuaca yang bersahabat meski diselingi hawa-hawa dingin dengan terpaan angin.. Hari ini jadwal kami adalah ke  Bell Tower, Elizabeth Quay, Cathedral, London Court dan mengelilingi pusat kota Perth dengan berjalan kaki sambil menikmati taman-taman kota yang sejuk. Karena sebelumnya sudah diajak sempat putarin kota Perth ini, jadi kami menuju ke Bell Tower dengan menggunakan taksi, karena biar cepat dan tidak ribet baca petunjuk ini itu... Sekitar AU$ 25 tiba di depan Bell Tower... wahh unik juga bangunannya..


Bentuk bangunan dari tampak samping lucu seperti cangkang siput... dan lonceng/bell nya berbunyi dalam waktu tertentu, seperti lonceng gereja... 
Bisa naik ke atas towernya, tapi bayar dan lumayan deh kalau jalan kaki nanjak... 

Saya cukup dari luar saja lah.... melihat spot view yang bagus untuk berfoto, dari samping dan depan ok saja... 

Kapan lagi kan untuk bisa narsis di salah satu icon kota Perth ini, yaitu The Bell Tower. Lumayan banyak juga yang berfoto disekitaran gedung ini.
Sementara didepan gedung ini adalah perempatan jalan yang jalannya naik dan turun... jadi bagus view nya dari dalam gedung...


Rabu, 25 September 2019

Holiday @Perth - Ausie (III) : Chocolate, Wines, Honey, Mondo Nougat & etc



Pagi menjelang, matahari terbit dengan sinar yang cerah.. membangunkan kami yang sudah terlelap dengan nyenyak... menyiapkan sarapan pagi dari bahan yang dibelanjakan hahaha.. seru juga bener kan kayak main masak-masakan... hahaha tapi lumayan lah.. nendang karena ketemu nasi dan mie goreng.. belum lagi tambahannya telur rebus dan roti, wahhh full tank nie kampung tengah... janji dijemput pukul 9 pagi, maka kami sudah siap dari pukul 8 pagi.. duduk diloby sambil melihat sekeliling hotel mana view yang bagus untuk dibidik.. hahahhaaaa sambil menunggu dijemput tentunya...

Cuaca cerah.. namun tetap dingin, tapi jadi hangat juga.. tepat jam 9 pagi kami dijemput lagi dan siap untuk menjelajah kota Perth...

Tempat pertama yang akan kami kunjungi adalah Caversham Wildlife Park, kita bisa ketemu sama Kanguru dan Koala.. hiii.. padahal kalau di Jakarta, Ragunan aja tidak dikunjungi sudah puluhan tahun lamanya... ini berhubung hewan asli negara Australia dan tidak dijumpai juga di Ragunan, jadi dibelain dong untuk ketemu sama 2 mahluk ciptaan Tuhan ini...

Area lokasinya cukup luas.. dengan taman yang ditumbuhi pepohonan rindang, bersih sejuk wahhh bersih lah pokoke... bikin pengunjung jadi betah juga...

Pertemuan pertama adalah dengan Koala, kita bisa berfoto bersama mahluk ini, ada beberapa peraturan yang harus ditaati yaitu, ketika mengelus tidak boleh menggunakan telapan tangan jari-jari kita, tapi harus menggunakan punggung telapak jari kita. Dan bagian yang boleh dielus-elus adalah sekitar pinggulnya si Koala.. kok gitu?? hahaa iya sama pertanyaan saya juga begitu bloger, dan penjelasan yang saya dapat katanya sih.. katanya yaaa.. kalau Koala dielus bagian kepalanya membuat hewan ini tidak napsu makan lagi. Kalau memang benar, kasian kan.. nanti masuk angin, atit pula nanti.. trus bisa mudah punah dong kalo atitt hewannya.. hahahha...



Selasa, 24 September 2019

Holiday @Perth - Ausie (II) : Fremantle dan sekitarnya



Tidak pake lama, begitu tiba di bandara internasional Perth, 
semua bagasi masuk mobil dan langsung cusss menuju Fremantle yaitu kawasan yang menjajakan souvenir, buah-buahan dan makanan yang enak.. terletak persis di tepi laut, bayangan sih bakalan panas dan yaaa bikin kulit berubah warna... bunglon kaliiii... :) hee ternyata begitu keluar mobil... wow.. angin kencang yang bertiup membuat hawa dingin semakin dingin deh.. wahh enak segar hawanya... mang tempat kita.. kalau sudah dekat-dekat laut identik dengan panas dan bau.. 

@fremantle, berasa bawa mobil sendiri ya... :)

Disini tidak bau, bersihhhh betulll.. aduhh berasa kayak di luar negri deh.. hahahahhaaaaa..... Berhubung kita mengejar waktu, disini jam 5 sore toko-toko tutup, jadi karena kita sudah hampir jam 3 an sampe jadi agak buru-buru deh memburu souvenir... kami dibawa ke salah satu toko yang dikelola oleh orang indonesia loh... semua pegawainya orang indo, liat sih manis-manis.. ternyataaaa.. mereka mahasiswa yang diberdayakan sama si Ibu baik hati pula tidak sombong.. :) Ibu Ade panggilannya, harganya dikasih miring dikit lah gak sampe jatuh banget sih.. hahahaha nanti Bu Ade gak dapat untung duongg bloger... cuma enak mau apa aja tinggal tanya gak pusing menyusun kata-kata hahahaha........ 




Senin, 23 September 2019

Holiday @Perth - Ausie (I) : Perjalanan ke Perth


Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba juga.. penat sudah menghujam seluruh tubuh, sudah sangat perlu refreshing lagi untuk menchager tubuh jasmani ini... (ngeles bajaj ya.. padahal baru Mei kemarin juga refreshing... emang mau jalan-jalan aja keles... :) 

Ok bloger, persiapan kami untuk ke negri kanguru ini sudah dipersiapkan sejak sekitar 8 bulan yang lalu.. pasalnya karena ada tiket promo dari maskapai penerbangan Singapore Airlines, yang menjadi maskapai favorite kami... dengar ada promo kok gatal dan latah aja bawaannya mau kemanaaa gitu... Pas kebetulan juga saat itu ada yang pengen banget ke Perth Australia, diomong terus yuk... ke Perth.. yuks.. ke Perth.. persis seperti anak kecil minta permen... hahahahaaa.... Hayoo tebak siapakah dia?? yaa dia adalah K Yohana, tiap ketemu Perth yang dibahas, pengen kesana, begitu terus perkataannya... sampai dapat info SQ promo langsung deh cusss... modal nekat membelinya. Selesai dibeli yaaa kayak ayam kesambet, baru mikir piye kalau visa tidak lolos?? melayang lah harga tiket nanti sebesar lima jutaan... Oooo la la.. kayak orang kaya aja buang-buang duit nanti... tapi pas berasa sadar, belaga berbesar jiwa kalau nanti tidak dapat visa ya gak apa-apa.. namanya juga telur atau ayam yang duluan... mau tiket promo atau visa dapat duluan.... 
Menjelang pengurusan bahkan sampai diurus visanya, mulai jantung dag dig dug derrrr... lumayan agak lama prosesnya ada sekitar hampir 1 bulanan... semua berkas masuk dan bingo...!!! alhasil keluar visa dan happy.. yeeeaayyy... jadi deh berangkat... 

Senin, 02 September 2019

Siapa kawan, siapa lawan

Ada pribahasa yang biasa kita dengar, tak kenal maka tak sayang. Sebagian besar benar adanya.. Sudah dibuktikan. Namun juga mesti diwaspadai, karena pribahasa itu tak selamanya cocok... Yaaa mungkin harus dilihat kepada siapa, bagaimana situasi dan kondisinya dan mungkin seperti apa perlakuan kita kepada orang lain, atau orang lain kepada kita.


Image result for sahabat
images from google
Seorang sahabat menaruh kasih setiap saat pada sahabatnya... mungkinkah itu dilakukan dengan konsisten dan abadi? rasanya tidak juga... jangankan sahabat, kadang saudara sekandung saja bisa menikam, memusuhi lebih dari kepada seteru... aahhh ternyata sulit melakukan yang Tuhan mau, yes.. betul, itulah perjuangan kita sebagai manusia berdosa, tiap kali yang baik yang mau kita lakukan justru yang tidak baik yang kita kerjakan, roh penurut tapi daging lemah... fuiihhh... beratnya hidup manusia itu ya...
Maka tak heran, hanya "Sahabat Sejati" itu saja yang mampu. Siapa ya? hayoo siapaaa tebak.... Yesus, Dialah Sahabat Sejati itu.. dia menaruh kasih setiap saat pada kita, apapun keadaan kita, Dia selalu menerima.. tak pernah ditolak Nya kita yang datang kepada Nya.

Kamis, 06 Juni 2019

(lagi) travelling eropa: Go Home

Akhirnya waktu jualah yang mengharuskan kami menyudahi travelling kali ini, banyak kenangan dan hati yang fresh.. cerita lucu sampai serius juga ada..

Pengalaman bertambah kembali dari perjalanan sebelumnya, semakin bertambah wawasan dan pujian untuk Sang Pencipta yang telah mencipatakan bumi dan segala isinya dengan keragaman yang luar biasa.

Sejauh mata memandang ketika travelling, hanya satu yang saya utarakan di dalam hati: Thanks God !!!



Berkat yang saya terima, saya pergunakan dengan bijak, pepatah mengatakan hidup harus seimbang, dalam segala hal harus seimbang, bicara soal travelling, hal ini memang saya planningkan setiap tahun ketika cuti tahunan saya ambil untuk kembali me-recharges- tubuh dan jiwa saya setelah 1 tahun full bekerja, itu baik untuk kesehatan dan semangat berkobar bisa terus dijaga.

Bukan sekedar jalan-jalan, tapi juga menikmati berkat yang Tuhan beri, melihat ciptaan Nya di bagian sisi yang lain dari negara Indonesia. Meski tetap saja Indonesia selalu dihati...


Rabu, 05 Juni 2019

(lagi) travelling eropa: Den Haag - Rotterdam - Blaaktoren - Madurodam; Resto Samen


Rotterdam
Inilah perjalanan terakhir kami di eropa tepatnya di negri kincir angin ini, yaitu jalur selatan yaitu kota Den Haag. Masih bersama serbalanda.com dengan P Eka yang membawa kami ke area Den Haag.



Lokasi pertama yang dibawa oleh P Eka adalah Rotterdam. Waktu kami memasuki kawasan jalur selatan ini, nuansanya lebih berbeda dengan kota Amsterdam. Disini bangunannya udah seperti bangunan metropolitan yaitu gedung-gedung tinggi dengan hiruk pikuk keramaian kotanya, sangat berbeda dengan Amsterdam yang masih memiliki etnik ke-belandaannya dari bangunan yang berdiri, rumah-rumah nya masih menunjukan ciri khas negara Belanda. 

Senin, 03 Juni 2019

(lagi) travelling eropa: Osnabruck - Jerman


Osnabruck - Jerman

Tiba hari ini, waktunya untuk kami berwisata ke negara tetangga Jerman tepatnya ke kota Osnabruck salah satu kota kecil yang dekat dengan Belanda ini. Perjalanan kembali menggunakan jasa transportasi serbalanda.com dan P Eka kembali yang langsung mengendari kendaraan... asyikkk...

Perjalanan sekitar kurang lebih 1.5 jam dari tempat penginapan kami, perjalanan santai dan sangat kami nikmati... perjalanan berhenti di peristirahatan untuk sarapan pagi ngeteh, ngopi dan yaaa makan cemilan sedikit di Mc Donalds... udara masih pagi menjadi penunjang kehangatan di udara yang sejuk ini.

Sepanjang perjalanan kami bercerita dari A sampai Z dari kocak hingga yang serius. P Eka tidak henti-hentinya menjelaskan setiap hal yang memang perlu dia jelaskan, menjadi pemahaman untuk kami atas perjalalanan menuju kota Osna ini.





Dalam perjalanan berbeda dengan ketika kami ke kota Paris, saat diperbatasan pihak imigrasi dan kepolisan Paris melakukan pemeriksaan untuk setiap yang masuk ke negara mereka. Untuk ke Osna ini, infonya kalau dengan kendaraan pribadi bisa lebih jarang bahkan tidak dilakukan pemeriksaan kecuali kena sampling...

Minggu, 02 Juni 2019

(lagi) travelling eropa: Haarlem - De B'Jenkorf : Amsterdam

@Haarlem

Hari ini acara bebas round-round di kota Amsterdam lagi dengan sisi lain yang belum kami kunjungi yaitu area Haarlem. Kami menuju kesana tapi tinggal berempat saja, karena yang satu lagi ke Osnabruck Jerman. Kami menyusul besok Minggu.
Dengan bus menuju Haarlem, tidak jauh juga dari penginapan kami. Masih dengan suhu yang dingin dengan cuara yang cerah. Puji Tuhan selama di eropa ini cuaca buat kami dikasih Tuhan bagus, tidak hujan. Cerah terik malahan tapi dinginnnn.... sampai jari jemari kebas kedinginan.


Parkir sepeda dekat halte bus