Senin, 11 Maret 2024

Tiada arti lagi...

Hari ini, hari kesekian setelah hampir genap 52 tahun aku hidup, terasa tertolak, hampa, hilang dan terbuang... tidak berlebihan kalau itu ada aku rasakan.. entah siapa yang salah.. entah kenapa.. entah.. dan entah..

Yang ku tau, aku masih punya Tuhan Yesus, Tuhan ku yang ku tau melihat dari sorga... bahkan merasakannya juga...

Bloger, ada banyak pelajaran hidup, kita tidak tau kapan pelajaran hidup itu kita dapatkan, ketika menusuk, merasuk kedalam sum sum tulang kita... saat itu terjadi, dan dirasakan, ingatlah untuk selalu intropeksi diri.. lihat kepada sang penguasa yaitu Allah kita.

Hal sepele, membuat hancur segalanya.. entah apa yang merasuki pikirannya.. tapi itu nyata bloger.. malu.. iya... takut.. iya... ahh entahlah semua berkecamuk menjadi satu... beryukurlah ketika kita bisa menyediakan merencanakan hal-hal yang kita sudah tetapkan sedari sebelumnya... 

Kini, rasa itu jauuuhhh  seperti tidak berujung.. mencari dan mencari.. tapi aku tetap bersyukur, aku punya orang sekeliling yang mengasihi ku, menemaniku bahkan memperhatikan ku...

ahh kenapa kali ini kangen mama dan bapak begitu kuat ya... figur mereka orang tua ku yang ku sayangi, tak begitu lama aku bisa bercengkrama dengan mereka sejak aku bekerja... rasanya ingin selamanya bergelayutan kepada mereka.. belum banyak aku beri, mereka sudah menghadap tahta Nya... 

kini membayangi, jika seandainya mereka ada saat ini, tidak lah seperti ini.. ya.. kalau tidak sanggup berbuat baik, jangan lah kita coba coba... ketika berbuat baik, ujilah diri mu sendiri, apakah engkau tulus melakukannya.. atau hanya sebatas pencitraan?

jangan omong kosong engkau koleksikan.. perbuatlah itu nyata menjadi penguat diri sendiri.

bloger, betapa naifnya ketika kita membela sesuatu yang kita tidak kenal, kita tidak tau,kita tidak dapat apa2, kita tidak merasakan perubahan apa2... sementara keluarga engkau abaikan bahkan engkau buang jauh...

ahh kenapa miris nya hidup ini ya...

tidak mengapa, meski luka itu tertinggal... tidak mengapa, meski kesedihan itu tetap berdiam... tidak mengapa, ketika kita tidak diharapkan.. dicampakan.. ditindas bahkan dihina.. ahhh bloger.. Tuhan Yesus lebih dari itu.. dia ditolak di tempatnya...

Yah... aku tidak mau damai sejahtera itu hilang dari ku... sedih iya, kehilangan iya.. hampa iya.. tapi damai itu tetap ada. Damai yang sempurna.. damai yang dari sumberNya yaitu Yesus...

Kepada Dia, aku berkeluh kesah.. tak mengapa Tuhan.. kuatkan aku dan masa depanku ada dalam tangan mu tuhan...

hidup bukan hanya didunia ini,ini hanya perantara saja, hidup sesungguhnya ditempat Mu kelak ya Tuhan....

Bloger.. tetap lah selalu berpikir dan tetap lah bersikap teguh dengan kebaikan kebaikan mu,,, jika pun engkau tidak lagi mampu meneruskan kebaikan mu,,katakan saja dengan terus terang tanpa harus menindas...

Isi lah hidupmu dengan kepenuhan dari Tuhan.. itu menguatkan kamu, tidak menjadi berubah tanpa jelas... engkau anak tuhan bukan anak hantu apalagi anak setan...

jadi teladani lah Dia.. dan berdiam diri saja ketika gejolak hati mu berontak... kuasai dirimu dengan damai.. karena untuk apa kamu tenggelam dalam amarah mu?? karena tidak akan kamu temukan damai sejahtera didalamnya....

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar