Setelah 6 tahun berlalu sejak sekitaran 2017, saya ke Penang salah satu pulau yang dimiliki o leh Malaysia untuk menemani adik untuk Medical Check Up (MCU). Pulau yang sudah dikenal dengan berobat bagi wisata wan yang memilih untuk melakukan pengobatan bah- hanya untuk mengecek kesehatannya saja.
Banyak perubahan yang saya lihat setelah sekiar 6 tahun, menurut saya cukup pesat perekembangan dan kemajuannya... Karena ketika 6 tahun yang lalu tersebut saya ke pulau ini sudah jauh berubah, penampakannya lebih maju, lebih modern dengan gedung-gedung yang menjulang tinggi serta jalan-jalan yang lebar-lebar, rapih, bersih dan rimbun... sekitaran bukit masih tampak hijau, kelihatan hutan nya terawat dan tetap dijaga dengan baik untuk menyeimbangi kota ditepi pantai nya yang hawa nya cukup lembab. Dengan adanya pohon-pohon dan hutan yang dijaga, maka masih berasa cukup adem... Kendaraan nya juga tidak terlalu banyak sudah pasti dengan jumlah penduduk yang katanya Pak driver sekitaran 2 juta orang saja, membuat pulau ini tidak bising dan tidak dipenuhi dengan polusi... langitnya biru sekali... kotanya tenang... cocok untuk orang tua yang pelesiran kesini menikmati ketenangan.
Tiba di Island Hospital gedung baru, spontan dong... keponakan Nay langsung menjemput saya di pintu masuk, rupanya dia sudah lihat saya berjalan menyisir masuk gerbang ke RS.
Dipojok gedung, disitu adik saya duduk menunggu, dan kita pun bersapa ria...
Ada cerita lucu sebelumnya bloger... saya memang ingin ikut ke Penang, tetapi tidak bersamaan dengan adik saya, mereka sudah jalan dari Kamis 19 Oktber 2023, sedangkan saya menyusul Jumat, jadi saya cuti 1 hari saja. Nah karena keberangkatan jadwal pesawat saya pagi pukul 8.10 saya pikir lebih praktis dan tidak diburu-buru dari rumah, maka saya menginap di hotel sektiaran bandara Soetta dari Kamis malam pulang dari kantor. Ehh.... ternyata adik telp sore hari ketika masih dikantor, diinformasikan bahwa hasil berobat adik di Jakarta, tidak kebawa.. jadi diminta saya untuk membawanya, wahhh... jadi kebeneran deh saya dapat tugas datang belakangan... jadi pulang kantor balik dulu lagi ke rumah untuk ambil hasil berobat di Jakarta untuk adik saya, lalu diantar ole driver ke hotel bandara...
Masih untung kata orang-orang.... maka ketika saya tiba, langsung deh adik minta dokumen tersebut, dan dibawa ke atas untuk diserahkan ke dokter. Berguna juga ya saya datang... hehehehe
Lalu kembali berdiskusi ngobrol dengana adik, sambil adik wara wiri juga ke atas untuk berkoordinasi dengan dokter.
Saya perhatikan wahh banyak sekali orang Indonesia ke RS ini... kami serasa dinegri sendiri soalnya dengar bahasa jawa, bahasa melayu, bahasa Indonesia dimana-mana... hihihihih bahkan malahan jadi bertegur sapa, bercerita satu dengan yang lainnya. Saya lihat juga dari manca negara lainnya, mereka datang bersama koper-kopernya, mirip seperti saya yang belum check in ke penginapan.. sepintas saya berpikir... hebat juga kota ini bisa jadi tempat yang dituju orang-orang yang ingin berobat disini... bicara sana sini saya mendapatkan informasi ternyata mereka ke Penang ini pakai jasa agent loh... dan agen ini yang mempersiapkan para tamunya datang dari penjemputan, registrasi ke dokter sampai pada penginapannya.. wah.. wah.. wah... betul-betul bisa mengemasnya dengan baik. Pas ngobrol dengan adik ehhh ternyata adik saya pun menggunakan jasa agen tersebut... waahh saya baru tau, saya pikir adik saya arrange sendiri berobat ke Penang ini, ternyata tidak... semua sudah disiapkan dari agent, hanya dokternya dan RS nya saja yang kita mau, tinggal dikomunikasikan ke agen selanjutnya agen yang mengurusnya.. Ahh kenapa saya kagum ya dengan cara mereka melayani dengan unsur travelling nya kepada mereka yang mau berobat atau hanya untuk MCU, dan kalau dihitung dengan biayanya waduhhh bloger... jauh sekali perbandingannya dengan di Jakarta.. saya akui itu.. ketika tahun 2017 juga ke kota ini, waktu itu kakak ada operasi kecil yang kalau di Jakarta bisa 3x dari biaya di Penang. Hmm.. rasanya boleh lah kita belajar yang positif dari tempat lain untuk ditiru ya bloger.....
Lanjut... menjelang sore sekitar pukul 3 sorean lah.. kami menuju food street yang didepan Gourney Plaza.. disana ada jajanan sore yang enak dinikmati dengan pemandangan laut.. jadi kami menuju kesana dengan grab. Pas tiba.. yahhh pantai sudah tertutup dengan pohon-pohon mangrove... hmm.. mereka menjaganya dengan baik agar tidak rusak, ada sedikit pengembangan pembangunan seprti reklamasi, mungkin mirip-mirip Pantai Indah Kapuk lah... ada perluasan... namun demikian masih asyik kok untuk bersantai sore-sore.. mulai buka kios-kios makanan, ada buah-buahan, makanan laut, mie-mie an dst.. jadi ingat ketika ke Myeodong Seoul dengan aneka jajanan sorenya... Berhubung cuaca agak-agak lembab jadi saya pilih yang segar-segar minuman kelapa dingin.. ditemani irisan buah mangga... uhhh segarnyaaaaaa.... dan nikmat sekali... sementara adik membeli cumi dan gurita yang dimakan dengan di cocol-cocol saus... maknyus lah....
Menjelang pukul 18 kami kembali pesan grab dan menuju ke rumah sakit lagi. Tiba di rumah sakit, adik menunggu panggilan antrian di lantai atas, sementara saya dengan Nay dilantai bawah duduk santai. Sampai tiba waktunya akhirnya selesai semua.. kami pun menuju penginapan yang letaknya tidak jauh dari rumah sakit, hanya disebrang saja. YMCA tempat penginapan kami, suatu tempat yang dikelola oleh sebuah organisasi muda kristiani. Saya check in dan siap masuk kamar untuk mandi-mandi ya blogger...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar