Selasa, 21 September 2021

Lunch @Hutan Kota by Pelataran


Lagi-lagi... karena gak masak siang pas lagi WFH, ya udah deh cari makan siang ke luar, tapi kemana ya... cari yang lagi happening deh... biasa refrensi dari tiktok dapat lah kawasan kuliner yang tidak jauh dari rumah, cuma dibilangan Sudirman saja, sebelahan dengan GBK. So... kita pigi kesitu aja... cuma ber dua aja juga gak asoy geboy, jadi ajak siapa ya... oh iya sekalian ada mampir ke wisma bersama jadi 'culik' Ibu pendeta dulu deh sebentar hahahaha...... Lalu kami pun pergi cuss menuju Sudirman ini. Tiba sesuai arahan dari pihak Hutan Kota 30 menit sebelum nya sudah tiba. Jadi kami sudah tiba 11.30 wib, seperti biasa... tiba di tujuan langsung ah jepret-jepret curi start hahaha.....

Minggu, 19 September 2021

Ala Santorini lanjut Villa Khayangan


Kala penat dan kebosanan melanda akibat pandemi, saat ada kesempatan untuk bisa keluar rumah, tidak akan ditolak, mari gunakan kesempatan yang indah ini.... Hahaha....

Kembali mencari apa yang lagi hepening diseputaran kuliner... mencari info lewat jaringan internat.. bingo!! ketemu 1 lokasi kuliner yang yahud.. tidak jauh, ada disekitaran pondok bambu sanaan duren sawit lah... lagi-lagi dengan ponakan n the gang... kita janjian lagi sabtu depannya setelah sabtu yang lalu wisata kulineran di sekitaran Bogor. Deal jam 11 siang kumpul di durtig, dan konvoi sama-sama menuju ala santorini tepatnya : Santorini Jakarta 
 

Sabtu, 11 September 2021

September Ceria


Villa Warkop Kopi

Pandemi telah berlalu 1 tahun 9 bulan, tepatnya... sejak akhir Desember 2019 lalu ketika kala itu dunia dihebohkan dengan virus yang dinamakan Covid19 menyerang sebuah kota di Wuhan yang terletak di Tiongkok. Seperti Tsunami saja menyerang ke seluruh belahan dunia.. tidak ada yang dapat menghentikannya kala itu... mencekam iya, takut iya, was-was juga iya.. semuanya lah bercampur aduk menjadi satu. Lebih dari itu, perubahan diberbagai segi kehidupan juga turut berubah.. sempat terpikir juga: waduh.. kenapa bisa terjadi di masa jaman saya ya.....

Perubahan peradaban kehidupan yang berubah membuat suka tidak suka, siap tidak siap harus diterima dan dijalani.. dan salah satunya adalah "diam di rumah". Semula sih berpikir ya wes.. dirumah aja gampang lah... dijalankan seminggu, sebulan, dua bulan, tiga bulan sampai akhirnya berbulan-bulan yang menuju ke setahun dan tanpa terasa sudah mau 2 tahun... gimana rasanya?? yaa bete jugaaaa.... :)

Jumat, 31 Juli 2020

31 Juli 2020

Jumat, 31 Juli 2020 tulisan ini saya tulis ketika di rumah sendirian. Setelah menyelesaikan pekerjaan, ahh... sudah lama tidak mampir ke blog saya, jadi dibuka deh... mau tulis apa hayoooo....

Hari ini, ada yang Tuhan buat untuk saya, menggelitik dan bersyukur, karena tidak pernah terpikir kalau Tuhan lakukan sesuatu hari ini untuk saya... wahhh gak kebayang deh.. gak dipikir, gak diperhitungkan, rasanya gak mungkin, tapi Tuhan kasih. Detailnya tidak bisa saya tulis disini, cuma mau bilang Tuhan bisa pakai siapa saja untuk memberkati anak Nya. Cara Tuhan itu luar biasa. 

Jadi ada 1 kawan, dengan pandemi covid ini jadi kita cukup lama tidak saling sapa lewat WA. Biasanya yaaa say hello.. tapi karena sudah at home aja, mungkin jadi tidak bercahting ria karena kan tau paling semua orang ya di rumah, apa yang dikerjakan di rumah? rasanya tidak ada yang perlu dibahas. Paling ber WA ria dengan kawan sekantor untuk berkoordinasi pekerjaan saja. Paling mentok sering berchatingan ria yaaa dengan keluarga saja.

Pas.. ada kawan mulai panggil di WA: tha... apa kabar
Saya jawab: baikkkk... gimana kabarnya juga?
Sari sana juga menjawab: baik jugaaa....

Dan percakapan pun berlangsung... yang entah bagaimana itu tadi... Tuhan bisa pakai siapa saja untuk menyatakan kehendak Nya. Dan ternyata kawan ini membawa berkat untuk saya yang Tuhan kasih... Ahhh memang luar biasa lah semuanya.... dan kejadian juga begitu cepat pula dan lancar jaya.
Persis kejadiannya sama ketika pas Jumat Agung kemarin, amazing lah gak kebayang semuanya....

Cuma bisa bilang: thanks Jesus.... 




Sabtu, 30 Mei 2020

Streaming Online ; Pelayanan pertama

Kesaksian Pujian ASM - Ibadah SM


Tidak ada yang terpikirkan oleh ku, ketika jaman berubah, tidak pernah telintas dibenak ku bagaimana keadaan dunia saat ini.
Hidup penuh kekhawatiran, mau keluar takut, tidak beraktifitas juga bosan, mau bekerja berkegiatan semua serba terbatas, simpang siur tentang mu - corona.
Ada yang bilang mematikan, ada yang bilang virus biasa, ada yang bilang macam-macam hingga tidak tau lagi yang sebenarnya itu seperti apa. Ah Corona.. andai wujud mu jelas, dapat berbicara, mungkin saat ini kami sedang menginterview mu ya...

Namun kehidupan harus terus berjalan, berlanjut, sekalipun segala daya dan upaya dilakukan oleh pemerintah, namun tetap semua kembali kepada diri masing-masing. Dan tidak heran karena memikirkan kesehatan dan keselamatan diri masing-masing, maka mulai lah segala sesuatunya dilakukan dengan tidak biasanya. Contohnya salah satunya adalah pelayanan, ibadah dalam bentuk streaming. Mulanya sedikit aneh, karena terbiasa berinteraksi, tatap muka, in touch satu dengan yang lain, tapi sekarang semua dibatasi oleh dunia maya, dunia online, dunia bayang-bayang yang tetap saja, Tuhan bisa buat melalui apa saja untuk kita beribadah. Awal mulai ibadah streaming, sedih hati, menangis tersedu-sedu saat beribadah, sampai kapan seperti ini pikirku, bahkan tak terbayang, akhirnya manusia diseluruh dunia masuk ke dalam era seperti ini. Ah.. memang dunia semkain tua, ada saja hal baru yang menyeramkan....

Dalam sekejap saja semua berubah, sempat terhenti beberapa minggu. Namun kita manusia harus menyesuaikan diri dengan perkembangan dunia yang ada, alhasil ibadah streaming dilakukan. Untuk Sekolah Minggu tidak serta merta langsung menerapkannya, namun setelah beberapa minggu barulah kami bisa menyesuaikan diri. Dan siaplah kami guru Sekolah Minggu untuk melayani anak Sekolah Minggu beribadah streaming, walau sedih juga, ternyata tidak semua antusias guru menghadapi perubahan jaman ini, ada yang merasa sudah tua, ada yang merasa tidak bisa, ada yang merasa gaptek dan seterusnya, alhasil hanya segelintir guru yang bersedia. Meskipun dikepala kami yang bersedia pun bingung, mau ngapain, mau buat apa, seperti apa dan seterusnya. Tapi pikiran tekad kami sama, ayo kita coba dulu..


Streaming Ibadah SM

Jumat, 24 Januari 2020

Grand Opening STT Makedonia - HUT SKM - Peletakan batu Monumen Alm. Pdt. Bigman Sirait


@SKM - Ngabang
16-18 Januari 2020 saya trip ke Ngabang Kalimantan Barat, ada apa di sana? disana lokasi Sekolah Makedonia yang didirikan oleh Pdt. Bigman Sirait 18 tahun yang lalu. Saya sudah berkunjung kesini 2x sebelumnya, dan ini kali ke tiga, tapi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya ketika saya kesini. Yup... memang selalu saja ada hal baru yang positif yang saya lihat dan rasakan.
Kali ini kami berkunjung ke komplek SKM ini bertepatan dengan Grand Opening STT Makedonia yang saat itu saya juga turut menghadirinya ketika peletakan batu pertamanya. Ahh.. sungguh senang bisa punya kesempatan untuk menghadiri di keduanya.
Area komplek STT yang saat pertama saya datang waktu peletakan batu pertamanya masih hutan-hutan.. kini telah menjadi tempat yang waw... dengan gedung perkulihan, gedung asrama putri dan pria belum lagi ditambah gedung rumah-rumah dosen yang cukup besar loh... ruang tamu, kamar tidur 3, dapur, kamar mandi wahhh kalau di Jakarta sudah ukuran kategori rumah real estate nie.... hihihi beruntung mereka yang tinggal disini. Bangunannya juga masih baru, masih bau cat.. hahahaha.... suhu nya dingin, kebetulan juga hujan terus ketika kami datang, jadi malam hari tidur.. selimutan... dingin....

Selasa, 31 Desember 2019

Kuliner @Phnom Penh


Mo-mo Paradise-all you can eat @Phnom Penh
Bicara soal kulineran di Phnom Penh, asyik juga. Kali ini postingan khusus seputar makanan alias kulineran di Phnom Penh dari yang biasa sampai yang luar biasa hahahah..... Dimalam terakhir, kami sepakat untuk dinner special di tempat yang special juga, mencari makanan yang all you can eat deh biar gak pusing mikirin mau menu apa, tinggal sikattt semua yang mau sampai perut kenyang, kalau gak kenyang? yaaaa puas puasin aja deh... hahaha.
Mencari resto yang all you can eat ini dibantu oleh om google, maksud hati awalnya mau dinner di Sofitel Hotel yang letaknya tidak begitu jauh dari Hotel Record, tapi om google menyarankan yang dekat yang tinggal jalan kaki 2 menit dari hotel.. wahhh dekat dong... alhasil dengan menggunakan waze, kami mengikuti arahannya dimana letak Mo-Mo Paradise itu.. ditulis sih di jalan pasteur.. tapi bukan di Bandung hahahaha.... lalu akhirnya tiba juga kami di Mo-Mo Paradise, wahh ternyata cuma nyebarang hotel belok kanan dikit trus sampai... ok ok.. mantap jo.. jadi gak pusing cari kendaraan.

Tiba dan masuk ke resto ini, pegawainya ramah-ramah menerima kami yang berjumlah total 7 orang, lalu mereka mengantarkan kami ke tempat ruangan special tidak di tempat umum, sedikit punya privasi lah.... 

Senin, 30 Desember 2019

Jalan Pasteur di Phnom Penh - Cambodia

Jalan Pasteur @Phnom Penh

Perjalanan kedua ini lah saya melihat jalan yang ada sama namanya di Indonesia, dulu waktu saya ke London, ada Jl. Sumatera. Konon ceritanya nama jalan itu dinamai oleh orang yang pernah dari Indonesia atau orang Indonesia yang memang akhirnya tinggal disana gitu lah... tapi akhirnya jadi ada jalan sumatera, sempat mampir dan foto dinama jalan tersebut.

Untuk sekarang, Jalan Pasteur terpampang di tepi jalan dekat dari Hotel Record tempat kami menginap... karena unik lucu dan teringat dengan daerah Pasteur di kota Bandung, maka tidak mau ketinggalan, bidik dulu deh mumpung juga ada tulisan dalam tulisan huruf Cambodia... jadi ketauan kan bukan di Bandung ini hahaha.......


@London
Melihat kehidupan masyarakat Phnom Penh, rasa-rasanya maju juga... seleranya juga ok, cucok deh sama yang saya rasakan, entah apa karena cuma 3 hari 2 malam di kota ini jadi tidak berasa bosan atau belum bosan? 
Masih banyak juga yang belum terkunjungi dengan waktu singkat itu... masih pengen sebenernya mengeksplore Aeon Mall, tapi gak sempat juga ternyata... maksud hati awal mau kongko-kongko disitu tapi tidak keburu....

Jumat, 20 Desember 2019

@Phnom Penh - Cambodia

Cambodia, adalah salah satu negara tujuan saya dan teman-teman untuk dikunjungi, entah kenapa bisa sehati dengan kawan-kawan untuk mengunjungi negara ini, padahal banyak orang  yang begitu diinformasikan kalau kita mau ke sana, dikomentari: mau liat apa di Cambodia?, emang ada apa yang menarik disana? ngapain kesana... gak ada apa-apanya juga... dan lain sebagainya. Yaaa namanya travelling, boleh dong ke tempat yang lain dari biasanya. Yang penting cari informasi dulu negara atau kota yang bermasalah, konfik atau lainnya yang menyeramkan gak.. kalau tidak ada apa-apa ya why not kita berkunjung jadi wawasan kita pasti terbuka dan bahkan lebih banyak tau nanti...

Karena sudah kami rencanakan untuk bisa travelling ke Cambodia, jadi sudah googling untuk objek wisata, hotel, sewa mobil bahkan sampai ke restoran-restorannya. Tapi tidak lupa awal pertama yang digoogle adalah starbucks dan hard rock. Pasalnya, kami hobi koleksi tumbler dan kaos HR. Dan bingo!!! untuk 2 jenis buruan itu ada di negara ini, yaitu di kota Phnom Penh. Dan sambil terus gooling, saya mendapat kota lain yang terkenal dengan kuil besar dan unik bak seperti Candi Borobudur, yaitu Angkor Wat. Letak di kota Siem Reap, dan jarak yang ditempeh Phnom Penh ke Siem Reap sekitar 3 jam sekali jalan. Hhmmm lumayan juga PP kebuang waktu 6 jam. ALhasil kami putuskan tidak pergi ke Siem Reap tapi cukup di kota Phnom Penh saja.